Foldable Baru Samsung Makin Ramping, Baterai 5.000 mAh Dan Layar 4:3 Jadi Andalan

Samsung tampaknya tidak hanya ingin membuat foldable yang lebih kuat, tetapi juga lebih berani dari sisi bentuk. Bocoran terbaru menempatkan Galaxy Z Fold 8 sebagai perangkat yang mengejar kombinasi bodi lebih tipis, bobot lebih ringan, dan layar yang terasa makin mendekati pengalaman tablet.

Perubahan paling menarik justru hadir dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, model standar disebut membawa baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 45W, sementara di sisi lain Samsung juga menyiapkan varian baru dengan layar rasio 4:3 yang dibuat lebih lebar saat dibuka.

Desain makin ramping, bobot ikut turun

Galaxy Z Fold 8 standar dikabarkan hadir dengan ketebalan sekitar 4,1 mm ketika dibuka. Angka itu membuatnya sedikit lebih tipis dibanding Galaxy Z Fold 7 yang disebut berada di 4,2 mm.

Bobotnya juga ikut ditekan. Perangkat ini disebut berada di kisaran 210 gram, lebih ringan daripada generasi sebelumnya yang berada di 215 gram.

Baterai lebih besar dan pengisian lebih kencang

Selain desain, sektor daya menjadi sorotan utama. Galaxy Z Fold 8 standar disebut memakai baterai 5.000 mAh, naik dari 4.400 mAh pada Z Fold 7.

Samsung juga dikabarkan meningkatkan kecepatan pengisian menjadi 45W. Jika dibandingkan dengan 25W pada generasi sebelumnya, perubahan ini memberi sinyal bahwa Samsung ingin menutup salah satu celah penting di lini foldable-nya.

Performa dan kamera ikut dipoles

Di bagian dapur pacu, Galaxy Z Fold 8 disebut akan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini juga dikabarkan akan dipakai di Galaxy S26 Ultra, sehingga Fold 8 berpotensi masuk ke kelompok perangkat Samsung dengan kelas performa tertinggi.

Untuk urusan kamera, model standar disebut tetap membawa kamera utama 200MP dan dua kamera selfie 10MP. Peningkatan yang paling menonjol justru ada pada kamera ultra-wide, yang naik dari 12MP menjadi 50MP.

Varian Wide hadir dengan pendekatan layar yang berbeda

Selain model standar, Samsung juga disebut menyiapkan Galaxy Z Fold 8 Wide. Varian ini membawa layar dalam 7,6 inci dengan rasio 4:3, sehingga tampil lebih mirip tablet kecil saat dibuka.

Format ini menjadi pembeda utama karena memberi bidang layar yang lebih lebar untuk konsumsi konten dan aktivitas produktif. Pendekatan tersebut juga mengingatkan pada form factor foldable yang sebelumnya populer di perangkat Huawei, meski kali ini disebut disiapkan Samsung untuk pasar global.

Spesifikasi varian Wide menekankan efisiensi

Galaxy Z Fold 8 Wide disebut memakai dua kamera 50MP, masing-masing wide f/1.8 dan ultra-wide f/1.9. Keduanya mendukung autofocus dan perekaman video 8K 30fps.

Namun, varian ini tidak dibekali kamera telephoto khusus. Artinya, kebutuhan zoom jarak jauh akan bergantung pada cropping dari kamera utama.

Lebih ringan, lebih siap dipakai harian

Dari sisi daya, varian Wide dikabarkan membawa baterai 4.800 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W. Bobotnya disebut sekitar 200 gram, sehingga lebih ringan daripada model standar.

Samsung juga disebut menyiapkan RAM awal 12GB dan penyimpanan 256GB untuk perangkat ini. Kombinasi tersebut memperlihatkan bahwa fokusnya bukan hanya pada desain layar, tetapi juga kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Kedua foldable itu juga dikabarkan menjadi perangkat pertama Samsung yang langsung hadir dengan fitur Google Gemini Intelligence sejak keluar dari kotak. Fitur tersebut disebut tidak perlu diaktifkan terpisah, sehingga pengalaman awal pengguna bisa terasa lebih praktis.

Seluruh informasi ini masih berada di tahap bocoran dan belum mendapat konfirmasi dari Samsung. Namun arah pengembangannya sudah terlihat jelas: baterai lebih besar, pengisian lebih cepat, dan desain layar yang makin berani untuk lini foldable andalannya.

Baca Juga

Back to top button