Endrick Makin Dekat Ke Santiago Bernabeu, Gonzalo Garcia Terancam Tergeser Dari Skuad Utama

Perubahan arah di lini depan Real Madrid mulai terasa sejak performa Endrick di Olympique Lyon mencuri perhatian. Situasi itu membuat masa depan Gonzalo Garcia ikut masuk ke dalam sorotan karena komposisi penyerang Madrid bisa berubah cukup cepat saat musim depan dimulai.

Di Lyon, Endrick tampil jauh lebih meyakinkan dari yang banyak diperkirakan. Penyerang muda Brasil berusia 19 tahun itu sudah menorehkan tujuh gol dan tujuh assist, catatan yang membuat namanya kembali naik di radar manajemen Madrid.

Laporan Diario AS menyebut Madrid kini memandang Endrick sebagai salah satu pilar inti untuk musim depan. Karena itu, klub mulai menimbang ulang susunan pemain di area serang, terutama pada slot yang selama ini ditempati para pelapis.

Kepulangan Endrick pada musim panas 2026 saat masa pinjamannya di Ligue 1 berakhir menjadi skenario yang semakin kuat. Jika rencana itu berjalan, Gonzalo Garcia bisa terdorong keluar dari posisi yang selama ini ia pegang sebagai pelapis utama Kylian Mbappe.

Madrid menilai Endrick punya nilai lebih dalam perencanaan skuad karena fleksibilitasnya. Ia dapat dimainkan sebagai penyerang sayap maupun gelandang serang, sesuatu yang sangat berguna dalam tim yang menuntut banyak opsi di berbagai posisi.

Dalam skuad seketat Madrid, kemampuan mengisi beberapa peran sering kali punya bobot lebih besar dibanding spesialisasi tunggal. Itulah yang membuat Endrick terlihat semakin menarik sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.

Perjalanan Endrick menuju situasi ini tidak berlangsung mulus. Sebelum tampil menonjol di Prancis, ia sempat mengalami masa sulit di Madrid setelah cedera hamstring pada Mei 2025 membuatnya kehilangan status starter.

Cedera itu memaksanya menjalani pemulihan panjang selama 120 hari. Endrick mengakui periode tersebut berat secara mental karena ia merasa takut, sering menangis, dan tidak tahu apakah dirinya akan kembali cedera atau justru tampil lebih lemah.

Selama masa pemulihan, Endrick tidak berjalan sendirian. Luka Modric dan Jude Bellingham ikut memberi dukungan emosional agar kondisi mentalnya tetap stabil di tengah tekanan yang ia hadapi.

Pengalaman tersebut juga mengubah cara pandangnya terhadap sepak bola. Endrick menegaskan bahwa ia kini lebih ingin fokus pada permainan di lapangan dan tidak terlalu memikirkan tekanan dari luar.

Dampak rencana Madrid memulangkan Endrick tidak berhenti pada Gonzalo Garcia saja. Sejumlah klub Bundesliga, termasuk Borussia Dortmund dan Bayer Leverkusen, disebut siap mengawasi situasi Garcia bila peluangnya di Madrid benar-benar menurun.

Di sisi lain, Endrick tetap menarik perhatian pasar karena nilainya masih tinggi. Saat ini, nilai pasarnya diperkirakan 35 juta Euro atau sekitar Rp706 miliar, meski angka itu turun dari biaya 47 juta Euro yang dikeluarkan Madrid saat memboyongnya dari Palmeiras pada 2024.

Performa di Prancis juga membuat Arsenal ikut memantau situasinya. Mundo Deportivo melaporkan The Gunners menimbang Endrick sebagai opsi untuk memperkuat lini serang, seiring rencana mereka melepas Gabriel Jesus.

Dengan semua perkembangan itu, posisi Endrick justru tampak semakin menguat di Madrid. Klub kini melihatnya sebagai pemain yang mulai matang, sementara Gonzalo Garcia harus bersiap menghadapi persaingan yang lebih berat di sektor depan.

Exit mobile version