Enam Tokoh Mulai Dipanggil Ke Istana, Isyarat Kursi Baru Makin Terbuka

Kehadiran sejumlah tokoh di Istana Kepresidenan Jakarta menjadi perhatian karena mereka datang dalam rangka mengikuti gladi pelantikan pejabat baru. Situasi itu memperkuat dugaan bahwa pemerintah sedang menyiapkan penyesuaian posisi di lingkaran kabinet dan lembaga strategis, meski pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto masih ditunggu.

Di kompleks Istana, para tokoh tampak mengenakan setelan jas lengkap, peci hitam, dan dasi biru muda. Enam nama yang terlihat hadir adalah Jumhur Hidayat, Muhammad Qodari, Dudung Abdurrachman, Abdul Kadir Karding, Hanif Faisol, dan Hasan Nasbi.

Jumhur menjadi yang paling awal datang

Dari deretan nama tersebut, Jumhur Hidayat tercatat sebagai sosok pertama yang terlihat hadir. Ia disebut-sebut akan mengisi jabatan Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq, meski kabar itu belum diumumkan secara resmi.

Jumhur membenarkan bahwa kedatangannya terkait undangan pelantikan. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya diminta hadir pukul 14.00 WIB untuk mengikuti gladi terlebih dahulu, namun belum mengetahui secara pasti jabatan yang akan diterimanya.

“Ya, hadir ada pelantikan. Pelantikan apanya belum tahu,” kata Jumhur.

Qodari mendapat sinyal soal tugas komunikasi pemerintah

Setelah Jumhur, Muhammad Qodari juga tiba di Istana dengan busana serupa. Namanya disebut akan menempati posisi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia atau Bakom RI, menggantikan Angga Raka Prabowo.

Qodari belum mengonfirmasi penunjukan itu, tetapi ia mengakui sempat dihubungi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dalam komunikasi tersebut, Teddy disebut menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo agar Qodari membantu proses komunikasi pemerintah.

Meski begitu, Qodari menegaskan bahwa rincian penugasan masih harus menunggu pengumuman langsung dari Presiden. “Persisnya tunggu pengumuman bapak presiden tapi sampai saat ini rasanya yang berkomunikasi itu kan ada di Badan Komunikasi Pemerintah,” ujarnya.

Dudung ikut hadir, nama KSP ikut disebut

Kehadiran Dudung Abdurrachman juga menyita perhatian karena namanya ikut dikaitkan dengan kursi Kepala Staf Kepresidenan atau KSP. Informasi yang beredar menyebut Dudung akan menggantikan Qodari di posisi tersebut.

Dudung mengatakan bahwa ia menerima telepon dari Seskab Teddy pada hari sebelumnya. Dalam panggilan itu, ia diminta datang ke Istana pukul 14.15 untuk mengikuti gladi sebelum pelantikan yang dijadwalkan pukul 15.00.

Saat dimintai tanggapan mengenai kemungkinan jabatan baru, Dudung tidak memberikan jawaban tegas. “Ya nanti kita liat sebagai apa,” ucapnya.

Nama lain yang turut masuk radar penempatan baru

Selain tiga tokoh tersebut, Abdul Kadir Karding juga terlihat hadir di Istana. Ia dikabarkan akan dilantik sebagai Kepala Badan Karantina, sehingga menambah daftar nama yang diperkirakan masuk dalam susunan baru pemerintahan.

Hanif Faisol juga hadir dan disebut akan bergeser menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Sementara Hasan Nasbi, yang sebelumnya menjabat Kepala PCO, turut terlihat di lokasi dan dikabarkan akan menjadi Utusan Khusus Bidang Komunikasi.

Kehadiran keenam tokoh itu membuat spekulasi soal reshuffle kabinet semakin menguat. Namun, seluruh kabar mengenai pergeseran jabatan tersebut tetap menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto, yang akan menentukan susunan akhir pejabat baru di Istana.

Source: www.suara.com
Exit mobile version