Enam Laga Penentu di Puncak, Persib Kini Dibayangi Borneo FC Hingga Akhir Musim

Keunggulan Persib Bandung di puncak klasemen BRI Super League 2025/26 belum aman sepenuhnya. Posisi mereka kini terus dibayangi Borneo FC Samarinda yang memangkas jarak menjadi hanya dua poin, sehingga persaingan gelar tetap terbuka dan menegang hingga fase akhir musim.

Situasi itu muncul setelah hasil pekan ke-28 mengubah peta persaingan secara langsung. Borneo FC memetik kemenangan atas PSM Makassar, sementara Persib justru tertahan saat menghadapi Dewa United Banten FC, dan selisih poin pun menyusut di saat kedua tim masih sama-sama menyisakan enam pertandingan.

Persaingan dua tim teratas makin rapat

Borneo FC kini menempati posisi kedua dengan 63 poin, sedangkan Persib masih memimpin klasemen dengan 65 poin. Selisih dua angka di fase seperti ini membuat setiap laga berikutnya memiliki bobot yang jauh lebih besar, karena satu hasil imbang atau kekalahan bisa segera mengubah jarak di papan atas.

Dengan sisa enam pertandingan, ruang kesalahan bagi dua kandidat juara itu semakin sempit. Kondisi tersebut membuat intensitas perebutan posisi teratas tidak hanya bergantung pada performa sendiri, tetapi juga pada hasil yang didapat rival terdekat.

Borneo FC menjaga tekanan lewat momentum

Bagi Borneo FC, kemenangan atas PSM Makassar menjadi modal penting untuk terus menempel Persib. Tim asuhan Fabio Lefundes masih memiliki peluang besar, namun konsistensi akan menjadi faktor paling menentukan dalam menjaga tekanan sampai akhir musim.

Situasi ini juga membuat setiap penampilan Borneo FC terasa krusial. Jika mereka mampu mempertahankan hasil positif, jarak dua poin itu bisa berubah menjadi ancaman nyata bagi Persib yang saat ini masih berada di pucuk klasemen.

Dukungan suporter disorot jelang laga kandang

Di tengah persaingan yang makin ketat, manajemen Borneo FC menilai dukungan suporter punya peran besar. Manajer tim Dandri Dauri mengajak masyarakat Samarinda memenuhi Stadion Segiri saat Borneo FC menjamu Semen Padang FC pada Sabtu (25/4) malam.

Dandri melihat kehadiran suporter bisa membantu menjaga energi dan fokus pemain dalam laga-laga penting. Ia juga mencontohkan pengalaman ketika bertandang ke Parepare, di mana dukungan yang hadir disebut ikut membantu Borneo FC meraih tiga poin.

Setiap laga kini bisa berdampak langsung

Bagi Persib, keunggulan dua poin memang masih cukup untuk tetap berada di posisi pertama, tetapi margin itu tidak memberi rasa aman. Jika mereka kembali kehilangan angka sementara Borneo FC terus menang, posisi di puncak klasemen bisa segera berubah.

Karena itu, laga demi laga di sisa musim tak lagi bisa dipandang sebagai pertandingan biasa. Borneo FC berupaya mempertahankan laju untuk terus menekan, sementara Persib harus menjaga kestabilan agar tidak memberi celah kepada pesaing yang berada sangat dekat di belakang mereka.

Persaingan yang tersisa memperlihatkan bahwa jalur menuju gelar belum menemukan kepastian. Dengan selisih hanya dua poin dan enam pertandingan tersisa, Borneo FC tetap menjadi ancaman yang membuat Persib harus waspada sampai benar-benar akhir musim.

Source: www.medcom.id

Baca Juga

Back to top button