Empat Toko Roti Tua di Bandung Ini Masih Dicari, Dari Harga Ramah sampai Nuansa Kolonial

Di Bandung, empat toko roti lama masih punya tempat tersendiri di tengah perubahan kota dan selera kuliner yang terus bergerak. Daya tariknya bukan hanya soal usia, tetapi juga menu klasik, harga yang masih bersahabat, dan suasana yang membuat banyak orang kembali untuk sarapan.

Jejak yang paling tua datang dari Sumber Hidangan yang sudah berdiri sejak 1929. Toko ini awalnya bernama Het Snoephuis atau “Rumah Manis” dalam bahasa Belanda, dan nuansa kolonialnya masih terasa kuat sampai sekarang.

Pengunjung datang bukan hanya untuk membeli roti homemade ala Belanda, tetapi juga untuk merasakan atmosfer bangunannya. Menu yang disajikan pun tetap memakai bahasa Belanda, seperti krentenbrood, likeur bobon, dan ananasstraat.

Selain roti, tempat ini juga dikenal lewat pastry dan es krim. Sumber Hidangan berada di Jl. Braga No.20-22, Bandung, dan buka Senin sampai Sabtu pukul 09:30 hingga 15:30 WIB, sedangkan hari Minggu tutup.

Pilihan lawas yang tetap ramah di kantong

Nama lain yang masih banyak dicari adalah Toko Sidodadi. Toko roti ini sudah ada sejak 1954 dan dikenal karena tetap mempertahankan rasa tradisional tanpa bahan pengawet.

Menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari roti tawar, roti srikaya, roti blueberry, horn cokelat, jagung, susu, pisang keju, hingga varian asin seperti bakso ayam, kornet, dan sosis. Harga menunya mulai dari Rp 4.000-an, sehingga cocok untuk camilan atau sarapan ringan.

Lokasinya ada di Jl. Otto Iskandar Dinata No. 255, dekat Alun-Alun Bandung. Toko ini beroperasi setiap hari pukul 10:30 hingga 19:00 WIB.

Sarapan sederhana yang tak lekang oleh waktu

Di jalur toko roti legendaris Bandung, Roti Gempol juga punya posisi penting. Tempat ini telah buka sejak 1958 dan dikenal lewat roti bakar klasik berbahan roti gandum dan roti putih.

Kesederhanaan justru menjadi daya tarik utamanya karena berada di dalam perumahan. Banyak pengunjung datang untuk sarapan dengan pilihan menu yang ringan dan harga yang relatif terjangkau.

Selain roti gandum dan roti putih, pengunjung juga bisa menemukan donat kentang dan mie ayam. Roti Gempol beralamat di Jl. Gempol Wetan No.14, Citarum, Bandung Wetan, dan buka setiap hari pukul 07:00 hingga 18:00 WIB.

Pelopor roti bakar yang masih ramai

Bagi pencinta roti bakar, Roti Bumbu Bakar Cari Rasa punya posisi yang menonjol. Toko roti ini berdiri sejak 1960 dan kemudian populer dengan roti bakarnya pada 1975.

Porsi yang ditawarkan dibuat beragam, mulai dari kecil, standar, hingga besar. Variasi rasanya juga luas, termasuk cokelat, kacang, susu, nanas, kornet, dan keju, serta ada pilihan roti polosan tanpa dibakar.

Tempat ini berlokasi di Jl. Jend. Ahmad Yani No.149, kawasan Pasar Kosambi, Bandung. Roti Bumbu Bakar Cari Rasa buka setiap hari pukul 06:00 hingga 00:00 WIB.

Empat toko roti ini menunjukkan bagaimana Bandung menjaga warisan rasa yang tetap hidup di tengah kota yang terus berubah. Masing-masing menawarkan pengalaman berbeda, dari nuansa kolonial, pilihan lawas yang terjangkau, sampai roti bakar yang sudah lama akrab di lidah pemburu sarapan.

Source: www.beautynesia.id
Exit mobile version