Empat Tewas Dalam Kebakaran Rumah Di Tanjung Priok, Api Diduga Dari Lantai Dua

Di tengah kobaran yang cepat membesar di Sunter Agung, dua pekerja rumah tangga berhasil keluar hidup-hidup meski mengalami luka ringan dan syok berat. Insiden itu kemudian meninggalkan duka yang jauh lebih besar, karena empat orang dalam satu keluarga tidak berhasil diselamatkan dari rumah dua lantai yang terbakar.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Agung Perkasa 4, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sekitar pukul 04.00 WIB pada Rabu dini hari. Rumah yang menjadi lokasi kebakaran memiliki luas sekitar 168 meter persegi, dan asap hitam pekat lebih dulu terlihat keluar dari lantai dua sebelum api menjalar cepat ke bagian lain bangunan.

Api cepat membesar dari lantai dua

Dugaan awal menyebut titik api berasal dari lantai dua rumah itu. Kepolisian mengaitkan kebakaran dengan gangguan instalasi listrik di bagian tersebut, meski penyebab pastinya masih dalam penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap.

Warga sempat berupaya menolong dengan alat pemadam api ringan atau APAR. Namun, api bergerak terlalu cepat sehingga upaya awal itu tidak mampu menghentikan kobaran yang terus meluas dan melahap sebagian besar bangunan.

Empat korban tewas satu keluarga

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, menyebut empat korban yang meninggal dunia merupakan satu keluarga. Mereka terdiri dari ayah, ibu, anak, dan menantu perempuan.

Data dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara mencatat para korban berinisial BG, 78, PM, 55, KB, 77, dan NP, 50. Kehilangan tersebut membuat kebakaran ini menjadi peristiwa yang sangat memilukan bagi lingkungan sekitar.

Dua pekerja rumah tangga selamat

Di lokasi yang sama, dua asisten rumah tangga berhasil menyelamatkan diri saat api mulai meluas. Keduanya berinisial LA, 22, dan ER, 27, lalu tercatat mengalami luka ringan serta syok berat akibat kejadian tersebut.

Kondisi mereka menunjukkan betapa cepatnya api berkembang dalam waktu singkat. Meski berhasil keluar, pengalaman itu meninggalkan trauma yang berat di tengah situasi darurat yang berlangsung sejak dini hari.

Puluhan personel dikerahkan

Penanganan kebakaran dilakukan dengan sembilan unit mobil pemadam dan 45 personel. Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, menyebut petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 05.17 WIB.

Api baru berhasil dipadamkan total pada pukul 06.20 WIB. Setelah keadaan dinyatakan terkendali, petugas bersama pihak kepolisian langsung memeriksa bangunan dan menelusuri sumber awal api.

Kebakaran ini menyisakan kerusakan besar pada rumah dua lantai tersebut dan duka mendalam bagi keluarga yang tinggal di dalamnya. Proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan titik awal api dan faktor yang membuat kobaran begitu cepat membesar.

Source: www.medcom.id
Exit mobile version