Empat Saham Pilihan Ini Mendekati Support, Saat IHSG Masih Bergerak Terbatas

Perhatian pasar saat ini tidak hanya tertuju pada IHSG yang masih bergerak terbatas, tetapi juga pada sejumlah saham yang justru mendekati area support penting. Dalam kondisi seperti ini, Ciptadana Sekuritas menyoroti ARTO, CPIN, ICBP, dan MDKA sebagai empat emiten yang layak dipantau untuk peluang trading jangka pendek.

Sinyal ini muncul setelah IHSG kembali melemah 0,32% ke level 7.107 pada perdagangan sebelumnya. Sepanjang sesi, indeks sempat bergerak di rentang 7.107–7.230, sementara sejumlah saham seperti DSSA, ASII, dan BMRI sempat membantu menahan tekanan yang lebih dalam.

IHSG masih sulit keluar dari fase sideways

Secara teknikal, ruang gerak IHSG masih belum leluasa karena indeks belum mampu menembus resistance 7.500–7.700. Pola lower high dan lower low masih terlihat, sehingga penguatan yang muncul belum cukup kuat untuk mengubah arah tren secara meyakinkan.

Ciptadana Sekuritas menilai kondisi ini masih menggambarkan fase bearish jangka pendek. Indikator stochastic memang mulai menurun dari level tengah, tetapi belum masuk area oversold, sehingga kenaikan yang muncul berpeluang lebih banyak berupa technical rebound daripada pembalikan tren.

ARTO dan CPIN sama-sama mendekati area pertahanan harga

Di antara saham yang dipantau, PT Bank Jago Tbk (ARTO) berada dekat wilayah support kuat setelah ditutup di Rp1.290. Saham ini sebelumnya kehilangan support Rp1.500 dan kini bergerak mengarah ke area Rp1.230–1.300 yang menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Tekanan jual pada ARTO masih dominan, namun stochastic yang mulai rendah memberi ruang bagi pantulan teknikal dalam skala terbatas. Untuk saham ini, Ciptadana Sekuritas menyarankan buy on weakness di Rp1.225, dengan stop loss Rp1.190 dan target ambil untung Rp1.350.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) juga berada di posisi yang sensitif setelah terkoreksi ke Rp4.070. Level psikologis Rp4.000 kembali diuji, dan jika area itu jebol, tekanan pelemahan berpotensi berlanjut ke Rp3.850–3.900.

Volume rebound CPIN sebelumnya disebut belum kuat, sehingga ruang kenaikan masih terbatas. Strategi yang diberikan adalah buy on weakness di Rp3.990, stop loss Rp3.940, dan target ambil untung Rp4.240.

ICBP dan MDKA masih menyimpan peluang pantulan

Berbeda dengan dua saham sebelumnya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) masih berada dalam skenario yang membuka peluang rebound teknikal. ICBP ditutup di Rp6.900 dan tengah menguji support Rp6.700–6.900 di tengah tren turun jangka pendek.

Posisi stochastic yang rendah membuat ICBP punya peluang memantul bila tekanan jual mulai mereda. Jika itu terjadi, resistance awal saham ini berada di area Rp7.500–7.600, dengan rekomendasi speculative buy di Rp6.900, stop loss Rp6.700, dan target profit Rp7.200.

MDKA berada di harga Rp3.470 setelah masuk fase konsolidasi pascakekuatan sebelumnya. Selama harga bertahan di atas support kuat Rp2.970–3.000, struktur tren masih dianggap positif dan peluang rebound ke resistance Rp3.580–3.900 tetap terbuka.

Untuk MDKA, Ciptadana Sekuritas memasang level speculative buy di Rp3.470, stop loss Rp3.360, dan target ambil untung Rp3.650. Dengan struktur seperti ini, MDKA masih dipandang memiliki ruang gerak yang lebih terjaga selama support utamanya tidak ditembus.

Fokus pasar bergeser ke saham dekat support

Empat saham tersebut kini menjadi perhatian karena karakter teknikalnya berbeda dari IHSG yang masih tertahan sideways. ARTO dan CPIN masuk kelompok yang dipantau dengan strategi buy on weakness, sedangkan ICBP dan MDKA berada dalam kategori speculative buy karena masih punya peluang rebound selama support bertahan.

Level yang disorot Ciptadana Sekuritas menempatkan ARTO di Rp1.225, CPIN di Rp3.990, ICBP di Rp6.900, dan MDKA di Rp3.470. Di tengah indeks yang belum menemukan tenaga untuk keluar dari fase terbatas, perhatian pasar cenderung mengarah pada saham-saham yang sudah mendekati area pertahanan harga dan berpotensi memantul secara teknikal.

Source: www.bareksa.com

Baca Juga

Back to top button