Pasar elektrifikasi menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan Changan Automobile. Dari total penjualan 2,9 juta unit mobil sepanjang tahun lalu, perusahaan asal China itu membukukan 1,11 juta unit kendaraan ramah lingkungan yang terdiri dari mobil listrik dan plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV.
Performa tersebut menunjukkan bahwa strategi elektrifikasi Changan mulai memberi hasil nyata. Penjualan kendaraan ramah lingkungan itu juga tumbuh 51,1 persen dibandingkan periode sebelumnya, sekaligus menjadi rekor baru bagi perusahaan.
Di tengah pasar yang makin kompetitif, Changan mampu memanfaatkan perubahan minat konsumen ke kendaraan rendah emisi. Pencapaian itu membuat posisi perusahaan terlihat semakin kuat, tidak hanya di pasar domestik tetapi juga di sejumlah negara lain.
Kontribusi pasar global ikut memperbesar capaian tersebut. Changan mencatat 637,3 ribu unit penjualan dari pasar luar China, yang menegaskan bahwa produknya memiliki daya tarik di berbagai wilayah.
Sejumlah model andalan ikut mendukung perkembangan itu, termasuk Lumin, Deepal, dan Avatr. Meski tidak semua model tersedia di setiap negara, lini produk yang beragam memberi Changan ruang untuk menjangkau konsumen dengan kebutuhan yang berbeda.
Kekuatan portofolio itu juga terlihat dari langkah perusahaan di Indonesia. Changan baru memulai debut di pasar nasional pada November lalu, sehingga statusnya masih tergolong pemain baru di Tanah Air.
Dua model yang sudah lebih dulu hadir adalah Lumin dan Deepal S07. Kehadiran keduanya menjadi titik awal bagi Changan untuk membangun pasar Indonesia, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap kendaraan elektrifikasi.
Arah ekspansi ke Indonesia tampaknya belum berhenti pada dua model tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, Changan tengah menyiapkan tambahan produk untuk pasar dalam negeri pada tahap berikutnya.
Tiga model baru disebut akan dibawa ke Indonesia pada tahun ini. Salah satu yang sudah dikonfirmasi adalah S05 REEV, sementara dua model lainnya belum diumumkan secara rinci.
Sebelumnya, Avatr 11 sempat masuk dalam daftar kandidat yang akan hadir di Indonesia. Namun, statusnya masih belum jelas karena belum ada konfirmasi lanjutan mengenai kehadirannya.
Jika rencana tersebut berjalan, Changan akan memiliki jajaran produk yang lebih kuat di pasar Indonesia. Langkah itu juga menunjukkan bahwa perusahaan tidak ingin berhenti pada dua model awal, melainkan membangun basis produk yang lebih lengkap untuk kebutuhan lokal.
Dengan performa global yang menembus 2,9 juta unit serta pertumbuhan kuat di segmen kendaraan ramah lingkungan, Changan sekarang memiliki modal ekspansi yang cukup solid. Indonesia pun mulai terlihat sebagai salah satu panggung penting dalam strategi pertumbuhan berikutnya.