Eksion Bawa Warna Baru di Kelas SUV 7-Seater PHEV, Wuling Siap Hadapi Tiggo 8 CSH

Pasar SUV elektrifikasi kembali mendapat sorotan dengan hadirnya Wuling Eksion yang disebut akan meluncur minggu depan. Model ini langsung menarik perhatian karena masuk ke arena yang sudah ramai, termasuk berhadapan dengan Chery Tiggo 8 CSH yang selama ini dianggap sebagai salah satu lawan paling kuat.

Yang membuat Eksion berbeda adalah statusnya sebagai SUV pertama Wuling yang menyediakan varian PHEV dan listrik. Langkah itu menambah penting posisi Eksion dalam strategi elektrifikasi Wuling, terutama setelah Darion lebih dulu hadir sebagai bagian dari lini kendaraan ramah lingkungan merek tersebut.

Arah baru Wuling di jalur elektrifikasi

Kehadiran Eksion memperlihatkan bahwa Wuling tidak hanya mengandalkan mobil listrik murni. Pabrikan asal Tiongkok itu juga mulai memberi ruang lebih besar pada teknologi hybrid plug-in yang dinilai masih punya peluang berkembang di pasar.

Eksion sekaligus akan melengkapi jajaran kendaraan ramah lingkungan Wuling yang disebut sebagai ‘ABCDE’. Sebelum model ini muncul, Wuling sudah lebih dulu memiliki Air EV, Binguo EV, Cloud EV, dan Darion di dalam lini tersebut.

Susunan itu menunjukkan bahwa Wuling terus memperluas pilihan produk untuk konsumen yang mencari efisiensi, teknologi baru, dan fleksibilitas penggunaan. Dengan masuk ke lebih banyak segmen, Wuling berusaha memperkuat posisinya di pasar kendaraan elektrifikasi yang semakin kompetitif.

Tiggo 8 CSH jadi pembanding paling berat

Di tengah deretan rival yang ada, Chery Tiggo 8 CSH menjadi nama yang paling banyak disorot. Model ini disebut sebagai mobil PHEV terlaris tahun lalu dan dikenal karena membawa fitur lengkap dengan harga yang tetap terjangkau.

Modal itu membuat Tiggo 8 CSH sulit diabaikan saat Eksion mulai masuk ke pasar. Jika ingin merebut perhatian konsumen SUV PHEV, Wuling perlu menawarkan paket yang benar-benar seimbang, baik dari sisi fitur maupun nilai yang diterima pembeli.

Persaingan di segmen ini juga tidak berhenti pada satu model. Pasar SUV elektrifikasi terus bertambah padat, sehingga setiap pendatang baru dituntut tampil lebih meyakinkan untuk bisa menonjol di tengah pilihan yang semakin beragam.

Jaecoo J7 SHS ikut memberi tekanan

Selain Chery, Wuling Eksion juga harus menghadapi Jaecoo J7 SHS. Model ini disebut cukup laris dan sudah membuktikan daya saingnya lewat penjualan tiga model di Indonesia.

Jaecoo juga punya pencapaian lain lewat J5 EV, yang dikabarkan menjadi mobil listrik terlaris sepanjang kuartal pertama 2026. Catatan ini menegaskan bahwa merek tersebut bukan pemain kecil di pasar kendaraan elektrifikasi.

Dengan kondisi seperti itu, ruang gerak Eksion menjadi semakin sempit. Namun bagi konsumen, situasi ini justru menguntungkan karena pilihan SUV ramah lingkungan semakin banyak dan variasinya juga makin luas.

Eksion juga masuk arena SUV keluarga

Tantangan Eksion tidak berhenti pada rival PHEV. Mobil ini juga membawa format 7-seater, sehingga otomatis masuk ke persaingan SUV keluarga yang selama ini sudah diisi banyak model populer.

Mitsubishi Destinator menjadi salah satu lawan yang relevan karena sama-sama menawarkan konfigurasi tujuh penumpang. Model tersebut masih dinilai kuat meski tidak membawa teknologi ramah lingkungan, terutama karena penjualannya tinggi sejak diluncurkan bulan Agustus tahun lalu.

Kondisi itu membuat Eksion harus punya dua nilai jual sekaligus. Mobil ini perlu tampil sebagai SUV keluarga yang meyakinkan, sambil tetap menawarkan teknologi elektrifikasi yang membedakannya dari model konvensional.

Pasar padat, tetapi peluang tetap terbuka

Masuk ke pasar SUV saat ini berarti menghadapi kompetisi yang ketat. Meski begitu, Eksion disebut akan datang dengan sejumlah kelebihan dari sisi fitur, sehingga masih punya peluang menarik minat pembeli.

Posisinya menjadi unik karena berada di titik pertemuan dua tren besar, yaitu SUV 7-seater dan kendaraan elektrifikasi. Jika Wuling mampu menyajikan paket produk yang sesuai kebutuhan pasar, Eksion berpotensi menjadi penantang baru yang cukup diperhitungkan di kelasnya.

Baca Juga

Back to top button