Peta persaingan di Billboard kembali bergeser setelah Drake menambah koleksi lagu nomor satunya menjadi 14. Lewat “Janice STFU” yang langsung debut di posisi puncak Billboard Hot 100, ia bukan hanya memperpanjang daftar prestasinya, tetapi juga menyalip Michael Jackson dalam kategori solois pria.
Pencapaian itu menempatkan Drake sejajar dengan Rihanna dan Taylor Swift sebagai artis dengan jumlah lagu nomor satu terbanyak di Billboard Hot 100. Di tengah era streaming yang membuat pergerakan lagu sangat cepat, hasil ini menunjukkan betapa besar jangkauan dan daya dorong rilisan Drake saat masuk ke pasar musik.
Rekor yang Bergeser di Billboard Hot 100
Sebelum capaian terbaru ini, Michael Jackson memegang rekor solois pria dengan 13 lagu yang pernah mencapai posisi nomor satu di Billboard Hot 100. Drake kini melewati angka tersebut setelah “Janice STFU” langsung menduduki peringkat pertama.
Lonjakan ini penting karena tidak sekadar menambah satu hit baru. Angka 14 lagu nomor satu membuat posisi Drake semakin kuat dalam sejarah tangga lagu populer, terutama di antara nama-nama terbesar yang pernah menguasai Billboard Hot 100.
Dominasi yang Tidak Berhenti di Satu Tangga Lagu
Keberhasilan Drake juga terasa di Billboard 200. Pada pekan yang sama, trilogi album ICEMAN, HABIBTI, dan MAID OF HONOUR langsung menguasai posisi satu, dua, dan tiga secara bersamaan.
Ia menjadi artis pertama dalam sejarah yang mampu menempatkan tiga album teratas di Billboard 200 pada waktu yang sama. Album yang berada di posisi puncak juga menambah catatan penting lain, karena menjadi album nomor satu ke-15 dalam kariernya di tangga album tersebut.
Rekor Baru, Rekor Lama yang Tumbang
Total 15 album nomor satu membuat Drake melampaui rekor Jay-Z sebagai rapper dengan jumlah album nomor satu terbanyak di Billboard 200. Capaian ini menegaskan bahwa kekuatan Drake tidak hanya bertumpu pada lagu tunggal, tetapi juga pada performa album yang konsisten kuat.
Di sisi lain, kehadirannya di Billboard Hot 100 menunjukkan skala yang lebih besar lagi. Pada pekan yang sama, ia menempatkan 42 lagu sekaligus di daftar itu dan mematahkan rekor sebelumnya milik Morgan Wallen yang mencatat 37 lagu dalam satu pekan.
Hampir Seluruh Papan Atas Dikuasai
Kuatnya respons pasar terhadap rilisan Drake juga terlihat dari komposisi papan atas Billboard Hot 100. Ia menguasai sembilan dari 10 posisi teratas, dengan satu-satunya lagu yang bukan miliknya adalah “Choosin’ Texas” milik Ella Langley yang berada di posisi kelima.
Situasi seperti itu sulit terjadi di tangga lagu yang sangat kompetitif. Fakta bahwa begitu banyak lagunya bertahan di level atas memperlihatkan bahwa katalog Drake tidak hanya besar, tetapi juga masih sangat efektif menarik perhatian pendengar.
Sepanjang kariernya, Drake juga tercatat menempatkan lebih dari 400 lagu di Billboard Hot 100. Angka tersebut memperkuat gambaran bahwa dominasinya tidak datang dari satu momen singkat, melainkan dari konsistensi panjang yang terus berulang di level tertinggi.
Kuat di Era Streaming
Rangkaian pencapaian ini mempertegas posisi Drake sebagai salah satu musisi paling dominan di era streaming. Di tengah perubahan cara konsumsi musik yang bergerak cepat, ia mampu menjaga momentum lewat lagu dan album sekaligus.
Dominasi yang muncul di Billboard Hot 100 dan Billboard 200 pada pekan yang sama membuat namanya semakin kokoh di antara pencetak hit paling konsisten dalam musik populer saat ini.
Source: lifestyle.bisnis.com




