Eintracht Frankfurt datang ke Dortmund dengan beban yang tidak ringan. Lawatan ke Westfalenstadion kembali menghadirkan rasa waswas karena rekor tandang mereka di markas Borussia Dortmund pada abad ini sangat buruk.
Angka-angkanya cukup menggambarkan betapa beratnya tugas itu. Dalam 21 pertandingan liga tandang ke Dortmund pada abad ini, Frankfurt hanya mampu mengumpulkan delapan poin.
Situasi di Frankfurt juga tidak sedang stabil. Tim itu tiba dengan pelatih yang posisinya disebut berada di ujung tanduk, sementara performa beberapa pekan terakhir ikut memunculkan keraguan terhadap kesiapan mereka.
Di dalam klub, suasana pun tidak sepenuhnya membantu. Lingkungan tim disebut sudah lama menunggu akhir musim, sehingga laga besar seperti ini terasa lebih seperti beban tambahan daripada kesempatan untuk bangkit.
Masalah skuad dan pilihan taktik
Secara personel, Frankfurt memang tidak kehilangan terlalu banyak pemain, tetapi tetap ada celah yang perlu ditutup. Jens Grahl dan Nnamdi Collins absen karena cedera, sedangkan Rasmus Kristensen harus menjalani skorsing.
Sorotan terbesar justru tertuju pada cara bermain yang akan dipakai. Pelatih kemungkinan tetap mempertahankan formasi 4-1-4-1, meski skema itu disebut tidak disukai tim dan juga dinilai tidak cocok.
Karena itu, opsi perubahan ke 3-5-2 ikut dibicarakan sebagai alternatif yang lebih masuk akal. Dalam skenario tersebut, Santos juga dipertimbangkan untuk turun sebagai penjaga gawang karena Zetterer belum tampil meyakinkan dalam beberapa pekan terakhir.
Dortmund tetap kuat, tetapi tidak sepenuhnya tanpa celah
Di sisi lain, Borussia Dortmund juga tidak melaju tanpa hambatan. Mereka kalah dalam dua dari lima laga kandang terakhir, dan dua kekalahan itu menjadi yang pertama mereka terima di liga kandang musim ini.
Menariknya, dua kekalahan tersebut datang dari Bayern dan Bayer. Keduanya dikenal memiliki pendekatan ofensif agresif serta kualitas permainan yang tinggi, sehingga hasil itu tidak otomatis menjadi sinyal bahwa Dortmund mudah ditembus.
Bagi Frankfurt, kondisi itu belum cukup untuk menjadi pegangan utama. Dalam beberapa penampilan terakhir, mereka justru dinilai tumpul di depan dan minim ancaman, sehingga sulit berharap banyak pada celah yang mungkin muncul di kubu tuan rumah.
Dengan rekor pertemuan yang tidak bersahabat, tekanan internal yang masih terasa, serta persoalan efektivitas di lini depan, Frankfurt tetap membawa banyak pekerjaan rumah ke Dortmund. Westfalenstadion lagi-lagi tampak seperti tempat yang lebih sering memberi ujian daripada harapan bagi SGE.
Source: onefootball.com




