Sporting Braga menjaga peluang lolos ke final Liga Europa setelah memanfaatkan momen paling krusial di masa tambahan waktu. Gol Kamory Dorgeles memastikan kemenangan 2-1 atas SC Freiburg dan membuat leg kedua di Jerman membawa tekanan besar bagi tim asal Bundesliga itu.
Hasil di Portugal ini memberi Braga modal penting, meski keunggulan yang mereka bawa masih tipis. Dengan agregat yang belum aman, pertemuan berikutnya akan menjadi penentu siapa yang berhak melangkah ke partai puncak di Istanbul pada 20 Mei.
Pertandingan berjalan terbuka sejak awal dan langsung menghadirkan gol cepat dari kedua tim. Braga lebih dulu unggul lewat Demir Tiknaz pada menit kedelapan setelah memanfaatkan umpan silang Victor Gomez, saat bek kiri Freiburg, Makengo, gagal mengamankan bola.
Freiburg tidak membiarkan tuan rumah lama berada di depan. Enam menit kemudian, mereka menyamakan skor melalui penalti Vincenzo Grifo setelah terjadi kesalahan koordinasi antara Paulo Oliveira dan Lagerbielke di lini belakang Braga.
Braga tetap menunjukkan karakter menyerang meski kehilangan Ricardo Horta karena cedera paha pada pertengahan babak pertama. Situasi itu tidak membuat tim tuan rumah menurunkan intensitas, bahkan mereka sempat berpeluang kembali unggul sebelum turun minum.
Kesempatan emas itu datang dari titik putih setelah Philipp Lienhart melanggar Lagerbielke. Namun, eksekusi Zalazar masih bisa ditepis Noah Atubolu, sehingga skor imbang bertahan sampai jeda.
Selepas turun minum, Freiburg mencoba mengambil alih kendali permainan. Mereka menekan dan berupaya menguasai momentum, termasuk lewat peluang berbahaya dari tembakan Eggesntein pada menit ke-64 yang berhasil diamankan kiper Hornicek.
Braga tidak panik saat lawan mulai lebih sering menyerang. Tim asuhan tuan rumah tetap sabar menunggu celah sambil mempertahankan tempo tinggi untuk mencari ruang serangan balik.
Kesabaran itu terbayar saat laga memasuki masa tambahan waktu. Kamory Dorgeles menyambar bola muntah dari tendangan Vitor Carvalho dan mengubah skor menjadi 2-1, gol yang sekaligus menegaskan keunggulan Braga di leg pertama.
Kemenangan ini menjaga harapan Os Arcebispos untuk mencapai final Liga Europa kedua mereka setelah 2011. Namun, laga penentuan di Jerman dipastikan tidak akan mudah, karena Freiburg kini membawa misi membalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri.





