Dominasi Jonatan Christie Buyar, Prannoy H S Balikkan Keadaan Di Singapore Open 2026

Kekalahan Jonatan Christie di Singapore Open 2026 terasa menyakitkan bukan karena ia tampil buruk sejak awal, melainkan karena ia sempat memegang kendali penuh atas pertandingan. Setelah membuka laga dengan dominan, tunggal putra Indonesia itu justru kehilangan arah permainan dan akhirnya tersingkir secara dramatis dari wakil India, Prannoy H S.

Pertandingan babak pertama itu berakhir dengan skor 12-21, 21-12, 21-18 untuk Prannoy setelah duel berlangsung selama 61 menit. Hasil tersebut menutup langkah Jonatan lebih cepat di turnamen BWF World Tour Super 750 yang digelar di Singapura.

Awal meyakinkan sebelum situasi berubah

Jonatan sebenarnya langsung memberi sinyal positif setelah sempat tertinggal 0-2 pada gim pembuka. Ia kemudian mengambil alih ritme lewat serangan cepat dan penempatan shuttlecock yang presisi.

Keunggulan itu terlihat jelas saat ia memimpin 11-5 pada interval gim pertama. Setelah jeda, Jonatan makin nyaman menekan lawan dan memperlebar jarak menjadi 16-8 sebelum menutup gim pembuka dengan skor 21-10.

Prannoy membalik momentum

Keadaan berbalik pada gim kedua ketika Prannoy mulai menemukan pola terbaiknya. Wakil India itu bermain lebih agresif dan menjaga jarak skor tetap rapat sebelum unggul 11-7 saat interval.

Jonatan mencoba keluar dari tekanan, tetapi Prannoy tampil lebih tenang dalam reli panjang. Beberapa kesalahan sendiri dari Jonatan ikut membuka jalan bagi Prannoy untuk merebut gim kedua 21-12.

Gim penentuan berlangsung ketat

Persaingan paling sengit terjadi pada gim ketiga. Jonatan sempat tertinggal 3-6, lalu kembali menyamakan kedudukan menjadi 6-6 dalam duel yang banyak diwarnai reli panjang.

Situasi angka berjalan ketat ketika skor sempat imbang 10-10 dan kembali 18-18. Jonatan bahkan sempat unggul 11-10 saat interval dan kembali memimpin 16-15 pada fase krusial, tetapi keunggulan itu tidak bertahan sampai akhir.

Tiga poin beruntun yang menentukan

Prannoy tampil lebih efektif pada poin-poin penentuan. Ia menutup laga dengan tiga angka beruntun untuk mengunci kemenangan 21-18 dan memastikan Jonatan tersingkir di babak pertama.

Hasil ini juga menambah daftar wakil Indonesia yang gugur di Singapore Open 2026. Untuk sementara, harapan Indonesia di sektor tunggal putra kini bertumpu pada Alwi Farhan.

Alwi sudah lebih dulu memastikan tempat di babak kedua setelah menyingkirkan wakil Prancis, Toma Junior Popov, dengan skor 21-19 dan 21-14. Pada pertandingan berikutnya, ia akan menghadapi unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi, dalam laga yang menjadi ujian berat bagi satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan di sektor tunggal putra.

Source: www.viva.co.id

Baca Juga

Back to top button