Diundang Ke Beijing, Dealer Kanada Mulai Melihat Serius Ambisi Chery Masuk Pasar EV Amerika Utara

Rencana Chery untuk memperluas langkah ke Kanada kini terlihat semakin nyata. Pabrikan otomotif asal China itu tidak hanya mengandalkan pengiriman produk, tetapi juga mulai melibatkan jaringan dealer lokal dalam proses persiapan pasar kendaraan listrik di Amerika Utara.

Sebanyak hampir dua lusin perwakilan dealer dari Kanada diundang ke Beijing Auto Show sebagai bagian dari pembahasan arah bisnis tersebut. Kehadiran mereka memberi sinyal bahwa Chery ingin membangun fondasi penjualan yang lebih serius, bukan sekadar menguji minat pasar dari jauh.

Membangun dasar sebelum peluncuran

Pertemuan dengan para dealer Kanada menjadi salah satu langkah penting Chery untuk memperkenalkan rencana produk dan strategi merek di negara itu. Melalui pertemuan langsung, perusahaan ingin memastikan mitra lokal memahami kesiapan kendaraan, arah pengembangan, serta pendekatan yang akan dipakai saat masuk ke pasar.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa Chery menempatkan Kanada sebagai target yang memerlukan persiapan lebih dari sekadar distribusi unit. Fokusnya mencakup penyesuaian produk, kesiapan merek, dan penyusunan jaringan penjualan yang dapat mendukung kehadiran resmi di pasar setempat.

Dorongan dari permintaan kendaraan ramah lingkungan

Chery melihat peluang besar pada kendaraan listrik dan hibrida di Kanada. Chairman Chery, Yin Tongyue, menilai kenaikan harga bahan bakar mendorong konsumen mencari alternatif yang lebih hemat energi, sehingga mobil listrik dan hibrida semakin relevan dengan kebutuhan pasar.

Pertimbangan itu membuat strategi produk Chery diarahkan pada segmen kendaraan ramah lingkungan. Perusahaan menilai minat konsumen Kanada terhadap kendaraan seperti ini terus meningkat, sehingga portofolio yang dibawa harus selaras dengan perubahan preferensi pembeli.

Penyesuaian teknis dan regulasi ikut disiapkan

Ekspansi ke Kanada tidak hanya bergerak di sisi pemasaran. Chery juga disebut melakukan riset pasar mendalam agar kendaraan yang dipasarkan dapat memenuhi spesifikasi lokal dan standar keselamatan yang berlaku, terutama untuk model listrik.

Di saat yang sama, perusahaan mulai memperkuat aspek operasional dengan merekrut tenaga profesional di bidang teknik kendaraan, arsitektur listrik, dan sertifikasi regulasi. Kehadiran personel dengan keahlian tersebut biasanya menandakan bahwa produsen sedang menyiapkan proses homologasi, pengujian, dan penyesuaian teknis untuk pasar baru.

Jejak awal muncul di jalanan Toronto

Sinyal mengenai keseriusan Chery di Kanada sebenarnya sudah terlihat lebih dulu di Toronto. Seorang pengguna media sosial melaporkan empat unit mobil bermerek JAECOO dan OMODA terparkir di dekat Don Valley Parkway, dan kendaraan itu diduga sedang menjalani pengujian jalan.

Beberapa unit disebut menutup logo merek secara sengaja, tetapi pelat nomor kendaraan tetap memperlihatkan model yang dipakai dalam uji coba. Temuan seperti ini memperkuat dugaan bahwa Chery memang sedang menyiapkan tahap awal masuk pasar, karena pengujian jalan umumnya menjadi bagian penting sebelum peluncuran resmi.

Perubahan kebijakan dagang ikut membuka ruang

Upaya Chery juga terbantu oleh perubahan kebijakan antara Ottawa dan Beijing. Kesepakatan yang dicapai pada Januari lalu melonggarkan tarif impor kendaraan listrik asal China dan membuka peluang lebih besar bagi produsen seperti Chery untuk menata ekspansi ke Kanada.

Dalam kesepakatan itu, terdapat kuota impor 49.000 unit EV per tahun dengan tarif 6,1 persen. Angka ini jauh lebih ringan dibanding kebijakan sebelumnya pada Oktober 2024 yang mengenakan pajak tambahan 100 persen bagi kendaraan buatan China, sehingga ruang untuk menyusun harga jual menjadi lebih longgar.

Masih ada tantangan di tengah peluang

Walau pasar Kanada dinilai menjanjikan, hambatan tetap muncul dari sisi nonteknis. Sejumlah kelompok industri domestik dan politisi oposisi menyoroti isu keamanan data yang dikaitkan dengan kendaraan terkoneksi dari China.

Pemimpin Konservatif, Pierre Poilievre, bahkan menyatakan akan melarang penggunaan perangkat lunak yang terhubung dengan China pada kendaraan yang dijual di Kanada jika ia terpilih. Di tengah situasi itu, Chery tetap membawa bekal ekspansi yang besar, karena berdasarkan data industri, perusahaan ini menjadi eksportir mobil terbesar di China tahun lalu dengan pengiriman lebih dari 1,2 juta unit ke pasar dunia.

Exit mobile version