Bagi pengguna yang menilai kejernihan dialog sama pentingnya dengan efek suara, Sony HT-B500 langsung menaruh fokus ke arah itu. Soundbar ini hadir dengan speaker center khusus, AI Voice Enhancement 3.0, serta dukungan pemrosesan suara yang dirancang agar percakapan lebih mudah ditangkap di tengah suara latar.
Di saat yang sama, perangkat ini tetap mengejar pengalaman audio yang terasa luas tanpa membuat perangkat hiburan rumah terlihat penuh. Sony memadukan desain ringkas dengan konfigurasi 3.1-channel, subwoofer nirkabel, serta dukungan Dolby Atmos dan DTS:X.
Fokus pada vokal dan efek surround
HT-B500 tidak hanya mengandalkan satu sumber suara di bagian depan. Sony menyematkan tiga kanal fisik di depan dan menambahkan speaker center terpisah untuk membantu vokal terdengar lebih jelas saat film atau serial menampilkan dialog yang padat.
Untuk memperkuat kesan menyeluruh, Sony juga memasukkan Vertical Surround Engine atau VSE. Teknologi ini dirancang untuk mensimulasikan audio dari atas tanpa perlu speaker tambahan di plafon.
Di bagian lain, S-Force Pro Front Surround dipakai untuk melebarkan sebaran suara ke arah horizontal. Efeknya diarahkan agar panggung audio terasa lebih mengisi ruang tamu saat menonton konten yang membutuhkan kesan imersif.
Bass lebih dalam lewat subwoofer nirkabel
Performa frekuensi rendah ditangani oleh subwoofer nirkabel yang ikut disertakan dalam paket. Komponen ini menjadi penopang utama untuk menghadirkan bass yang lebih dalam saat adegan aksi, musik latar, atau ledakan muncul di layar.
Dengan pemisahan unit subwoofer dari soundbar utama, pengalaman suara tidak sepenuhnya bergantung pada bodi utama perangkat. Pendekatan ini membuat HT-B500 tetap terasa praktis, tetapi tidak mengorbankan sisi hentakan suara yang biasanya dicari pengguna di kelas soundbar rumah.
Sony juga membawa one-touch 3D upmix surround untuk konten harian. Fitur ini mengubah audio stereo atau 2-channel standar menjadi output surround 3D yang terasa lebih luas saat sumber aslinya belum dirancang untuk format imersif.
Konektivitas untuk TV dan perangkat lain
Dari sisi sambungan, HT-B500 mendukung Bluetooth 5.3 untuk streaming audio dari smartphone, tablet, atau laptop. Sony juga menyertakan DSEE atau Digital Sound Enhancement Engine untuk membantu meningkatkan detail audio yang terkompresi.
Untuk koneksi ke televisi, tersedia HDMI eARC dan input optik. Kehadiran HDMI eARC membuat integrasi dengan TV modern lebih praktis, sementara input optik memberi opsi tambahan bagi perangkat yang masih mengandalkan jalur tersebut.
Kombinasi sambungan nirkabel dan fisik ini membuat HT-B500 tidak terbatas sebagai pelengkap TV saja. Perangkat ini juga bisa dipakai sebagai sistem audio serbaguna untuk musik dan konten dari beberapa perangkat berbeda.
Desain ringkas untuk ruang keluarga
Secara tampilan, Sony memilih bodi ramping dengan gaya minimalis. Grille metal dan sisi bertepi membulat membuatnya mudah menyatu dengan berbagai gaya interior ruang keluarga.
Ukuran yang ringkas memberi keleluasaan penempatan di banyak setup ruangan. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja tanpa banyak mengganggu tata ruang yang sudah ada.
Sony juga menjaga posisi HT-B500 di tengah pasar audio rumah yang makin ramai. Dalam perkembangan terkait, boAt baru meluncurkan soundbar nirkabel Aavante Prime X 7.1.4 Dolby Atmos dengan output 700W, sementara Samsung memperkenalkan lini audio rumah 2026 yang mencakup speaker Music Studio baru dan pembaruan soundbar seri Q.
Di pasar yang bergerak cepat itu, HT-B500 tampil dengan kombinasi 3.1-channel, Dolby Atmos, DTS:X, subwoofer nirkabel, serta fitur pemrosesan suara khas Sony. Perangkat ini sudah dijual di JD.com dengan harga 2.341 yuan.
Source: www.gizmochina.com




