Xiaomi 17 dan Poco F8 Ultra menandai ujung atas daftar harga
Di sisi paling mahal, lini Xiaomi dan Poco menunjukkan bahwa pilihan di ekosistem ini tidak berhenti di kelas terjangkau. Poco F8 Ultra menjadi model tertinggi dengan harga Rp 11.999.000, sementara Xiaomi 17 Ultra 16 GB/1 TB mencapai Rp 22.999.000.
Rentang harga yang panjang ini membuat pasar Xiaomi, Redmi, dan Poco per 8 Mei 2026 terasa sangat berlapis. Pembeli bisa masuk dari kelas Rp 1 jutaan, lalu naik bertahap ke kelas menengah, seri T, sampai flagship utama tanpa meninggalkan satu kelompok merek yang sama.
Kelas menengah dan flagship berjalan beriringan
Di tengah daftar, persaingan justru terlihat paling padat. Seri Redmi Note 14 dan Redmi Note 15 sama-sama mengisi kelas menengah dengan banyak varian, sementara Poco X ikut meramaikan segmen yang sama.
Redmi Note 14 tercatat dijual Rp 2.399.000, lalu Redmi Note 14 5G berada di Rp 3.199.000. Setelah itu ada Redmi Note 14 Pro 5G Rp 4.399.000 dan Redmi Note 14 Pro+ 5G Rp 5.499.000.
Generasi berikutnya juga sudah masuk daftar. Redmi Note 15 dipasarkan Rp 2.599.000, Redmi Note 15 5G Rp 3.299.000, Redmi Note 15 Pro 5G Rp 4.699.000, dan Redmi Note 15 Pro+ 5G Rp 5.999.000.
Dari Poco, seri X diisi Poco X7 5G mulai Rp 3.399.000. Poco X8 Pro mulai Rp 4.799.000, Poco X7 Pro 5G mulai Rp 5.199.000, dan Poco X8 Pro Max mulai Rp 6.499.000.
Poco F dan seri utama Xiaomi menyasar pembeli yang mengejar performa
Begitu naik ke kelas yang lebih tinggi, Poco F langsung mengambil posisi sebagai opsi performa. Poco F7 dibanderol Rp 5.999.000, Poco F7 Pro Rp 7.499.000, dan Poco F8 Pro Rp 8.999.000.
Masih dari lini yang sama, Poco F7 Ultra dijual mulai Rp 9.599.000. Paling atas, Poco F8 Ultra dipasang Rp 11.999.000.
Xiaomi sendiri menempatkan seri utamanya di area premium. Xiaomi 15 versi 12/256 GB dibanderol Rp 11.999.000, sedangkan varian 12/512 GB dijual Rp 12.999.000.
Untuk kelas premium yang lebih tinggi, Xiaomi 15 Ultra hadir dengan harga Rp 16.999.000 pada varian 16/512 GB. Varian 16 GB/1 TB naik menjadi Rp 19.999.000.
Seri T menjadi jembatan sebelum masuk ke level teratas
Di antara kelas menengah dan flagship utama, Xiaomi menyiapkan seri 15T sebagai jalur naik kelas yang lebih bertahap. Xiaomi 15T 12/256 GB dijual Rp 7.499.000, sedangkan versi 12/512 GB berada di Rp 7.999.000.
Varian yang lebih tinggi, Xiaomi 15T Pro 12/512 GB, dibanderol Rp 10.499.000. Posisi ini membuat seri T berada di ruang transisi yang cukup jelas sebelum pembeli bergerak ke level Ultra.
Lini lain yang lebih tinggi lagi juga sudah tercantum, yaitu Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Xiaomi 17 12/256 GB dijual Rp 14.999.000 dan versi 12/512 GB Rp 15.999.000, sementara Xiaomi 17 Ultra 16/512 GB berada di Rp 19.999.000.
Pintu masuk termurah masih tetap di Rp 1 jutaan
Walau daftar atasnya sangat panjang, daya tarik terbesar justru masih ada di level awal. Poco C71 menjadi yang paling murah dengan harga Rp 1.399.000.
Setelah itu ada Redmi A5 seharga Rp 1.599.000 dan Redmi A7 Pro Rp 1.649.000. Poco C85 juga masih berada di bawah Rp 2 juta, tepatnya Rp 1.949.000.
Di lapisan berikutnya, Poco M6 dibanderol Rp 2.099.000 dan Redmi 15C Rp 2.049.000. Redmi 15 sendiri dipasarkan Rp 2.499.000, sementara Poco M7 Pro 5G ada di Rp 2.599.000 dan Poco M7 di Rp 2.649.000.
Komposisi ini memperlihatkan peran yang jelas dari masing-masing lini. Poco menjaga segmen bawah lewat seri C, Redmi mengisi kelas murah lewat seri A, dan keduanya tetap memberi ruang bagi pembeli yang ingin masuk ke ekosistem Xiaomi Group dengan dana terbatas.
Daftar harga tersebut dihimpun dari toko resmi masing-masing merek. Harga smartphone tetap dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti promo, kebijakan distributor, dan peluncuran produk baru, sehingga pengecekan ulang sebelum membeli tetap penting dilakukan.
Source: tekno.kompas.com