Di Prambanan, IMX 2026 Menawarkan Modifikasi Mobil Yang Berpadu Dengan Budaya Nusantara

Kehadiran Candi Prambanan dalam IMX 2026 memberi warna berbeda pada pameran otomotif yang selama ini identik dengan gedung tertutup atau arena khusus kendaraan. Di tempat bersejarah itu, modifikasi mobil tidak hanya dipamerkan, tetapi juga ditempatkan berdampingan dengan simbol budaya Nusantara yang kuat.

Konsep bertema “Next Gen Culture” membuat acara ini terasa lebih luas dari sekadar ajang kumpul komunitas. Prambanan Heritage Meet Up pada 26 April 2026 menjadi titik perhatian karena puluhan mobil modifikasi pilihan tampil di tengah arsitektur candi abad ke-9 yang ikonik.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa modifikasi kini dipahami sebagai bagian dari gaya hidup kreatif. Bukan hanya soal tampilan kendaraan, tetapi juga soal cara komunitas otomotif mengekspresikan identitas di ruang yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Penyelenggara IMX menempatkan Candi Prambanan bukan hanya sebagai latar acara, melainkan bagian dari pesan yang ingin disampaikan. Kreativitas otomotif dipertemukan dengan warisan budaya agar publik melihat bahwa keduanya bisa berjalan beriringan tanpa saling meniadakan.

Sorotan internasional dari Hyuma Kato

Perhatian besar juga datang dari kehadiran Hyuma Kato lewat program Hyuma Yogyakarta Tour. Ini menjadi kunjungan ketiganya ke Indonesia dan sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan modifikasi di Tanah Air terus menarik minat dari luar negeri.

Hyuma mengaku terkesan dengan scene modifikasi Indonesia. Ia juga menilai pengalaman berada di Candi Prambanan memberi sudut pandang baru, karena budaya dan kreativitas dapat hadir dalam ruang yang sama.

Pernyataan itu ikut memberi pengakuan terhadap posisi komunitas modifikator lokal. Dari sudut pandang internasional, Indonesia tidak hanya dipandang sebagai pasar otomotif, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya kreativitas yang punya karakter kuat.

Ruang lebih luas untuk kultur otomotif

Selain mobil modifikasi, IMX 2026 juga memberi panggung untuk kultur otomotif lain melalui Garasi Drift. Program ini menghadirkan drifter profesional dan kreator otomotif untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkenalkan budaya drifting kepada pengunjung di Yogyakarta.

Di sisi lain, Gofar Hilman ikut menjadi perhatian lewat peluncuran proyek terbarunya yang belum diungkap ke publik. Ia menilai IMX sebagai tempat yang tepat untuk memperkenalkan sesuatu yang segar kepada pecinta otomotif Indonesia.

Kehadiran Arbie Seo turut menambah dimensi acara lewat peluncuran lagu tema “Big Bang IMX” bersama Andre Mulyadi dan DJ ALZ. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa IMX tidak berhenti pada urusan mobil, tetapi juga membuka ruang ekspresi musik anak muda.

Daya tarik bagi kolektor dan pengunjung

Dari sisi aktivitas pendukung, IMX 2026 menyiapkan sejumlah agenda yang memperluas minat pengunjung. Toys & Diecast Expo, Pop Up Aftermarket Booth, dan pengumuman IMX Supergiveaway 2026 menjadi bagian yang melengkapi pengalaman di lokasi.

Kolektor diecast juga mendapat perhatian khusus melalui kehadiran Hot Wheels Premium IMX Limited Gift Box yang diproduksi terbatas. Produk eksklusif ini menambah nilai acara bagi komunitas kolektor dan penggemar diecast yang selama ini menjadi bagian penting dari ekosistem IMX.

Antusiasme publik terlihat dari tiket pre-sale yang habis dalam waktu singkat. Tiket On The Spot masih tersedia dengan harga Rp55.000, belum termasuk tiket masuk kawasan Prambanan.

Dukungan dari Hot Wheels, BCA, Toyota, dan Wuling ikut menguatkan posisi IMX sebagai ajang otomotif dan gaya hidup yang terus berkembang. Dengan perpaduan modifikasi, komunitas, musik, drifting, dan warisan budaya, IMX 2026 di Prambanan tampil sebagai ruang kolaborasi yang menghadirkan wajah baru bagi dunia otomotif Indonesia.

Source: kabaroto.com

Baca Juga

Back to top button