Di Perfect Crown, Lima Penopang Tak Terduga Ini Menjaga I An Dan Hui Ju Saat Istana Makin Panas

Di Perfect Crown, dukungan untuk I An dan Seong Hui Ju justru sering datang dari orang-orang yang awalnya tidak tampak sebagai sekutu. Beberapa di antaranya sempat meragukan hubungan mereka, punya kepentingan sendiri, atau berada di posisi yang rumit, tetapi tetap berperan saat tekanan istana dan perebutan kuasa semakin tajam.

Kehadiran mereka membuat hubungan I An dan Hui Ju tidak sepenuhnya berdiri sendirian. Di tengah ancaman yang menyentuh keluarga, posisi politik, dan rahasia istana, lima sosok ini menjadi penopang dari arah yang tidak langsung terlihat.

Saat ancaman menyentuh keluarga, sikap ikut berubah

Seong Tae Ju menjadi salah satu figur yang paling sulit ditebak pada awalnya. Sebagai kakak tiri yang juga bersaing dalam perebutan posisi pewaris Castle Group, ia sempat mempertanyakan keaslian hubungan I An dan Hui Ju setelah kabar mereka dipublikasikan.

Namun situasinya berubah ketika Hui Ju benar-benar berada dalam bahaya. Setelah Hui Ju diracun pada hari pernikahannya dan harus dirawat di rumah sakit, Tae Ju diminta menjadi tameng di depan publik dan ikut membantu menghadapi persoalan di istana.

Seong Hyeon Guk juga masuk dalam kelompok dukungan yang lahir bukan dari kedekatan emosional yang hangat. Sebagai ayah Hui Ju, hubungannya dengan sang putri dibentuk oleh ambisi dan keserakahan, sementara Hui Ju sejak kecil merasa tidak disayang dan tidak diterima di lingkungan keluarganya sendiri.

Meski begitu, Hyeon Guk tetap menekankan agar Hui Ju tampil percaya diri di hadapan orang dengan status sosial lebih tinggi. Ketika kontrak pernikahan muncul, Hui Ju bahkan meminta ayahnya membantu menyelamatkan I An agar tidak menyerahkan perwalian Raja kepada orang lain di istana.

Dukungan yang lahir dari kepentingan yang bergeser

Han Da Hye awalnya juga bukan sosok yang mudah dibaca sebagai pihak yang mendukung. Ia sempat dipandang sebagai pengganggu karena dianggap membuat ayahnya enggan menyerahkan warisan kepada Hui Ju, sementara motif pribadinya lebih dekat pada upaya agar suaminya menjadi pewaris tunggal bisnis keluarga.

Setelah pernikahan Hui Ju, sikap Da Hye melunak. Ia kemudian berusaha terlihat bisa diandalkan dan bahkan melobi ayahnya agar ada sosok yang dapat membantu Hui Ju di istana, mengingat keluarganya merupakan bangsawan dengan kontribusi di kabinet.

Berbeda lagi dengan Yi Yoon, yang posisinya jauh lebih rumit. Ia disebut sebagai raja boneka yang diatur ibunya, Yoon Yi Rang, tetapi justru memiliki kedekatan khusus dengan pamannya meski hubungan Yi Rang dengan I An tidak baik.

Dalam perkembangan yang mengejutkan, Yi Yoon berusaha memberikan tahtanya kepada I An. Keputusan itu juga berkaitan dengan rahasia bersama antara I An dan Yi Yoon soal surat wasiat raja sebelumnya, sekaligus menjadi upaya melindungi Yi Yoon dari oposisi.

Orang paling dekat yang paling dulu melihat perubahan

Choi Jin Sook adalah dayang pengasuh I An sejak kecil dan menyaksikan langsung tumbuh kembang sang pangeran di istana. Karena paling lama berada di sisinya, ia menjadi dayang yang paling dipercaya oleh I An.

Saat hubungan I An dan Hui Ju mulai beredar, Jin Sook sempat meragukan kabar itu karena tidak pernah melihat I An berkencan sebelumnya. Setelah pernikahan terjadi, ia justru melihat keduanya saling melindungi dan mulai memberi dukungan meski perannya tidak besar.

Ia bahkan mengenang sosok I An yang penuh semangat ketika hendak bertemu Hui Ju. Dari situ terlihat bahwa dukungan untuk pasangan ini tidak selalu datang dari pihak yang sejak awal berada di barisan mereka.

Di tengah situasi yang terus rawan, lima sosok tersebut menunjukkan bahwa I An dan Hui Ju memiliki penopang dari arah yang tidak terduga. Dukungan itu muncul saat keluarga, istana, dan perebutan kekuasaan sama-sama menekan hubungan mereka.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version