Desain Ponsel Lipat Makin Melebar, Vendor China Mulai Menyusun Tantangan untuk iPhone Fold

Pasar ponsel lipat tampaknya sedang bergerak ke arah baru bahkan sebelum iPhone Fold benar-benar muncul. Sejumlah vendor asal China disebut mulai menyiapkan desain layar lipat yang lebih lebar, sebuah arah yang selama ini ikut dikaitkan dengan perangkat lipat pertama Apple.

Perubahan ini penting karena pasar foldable yang beredar saat ini masih banyak didominasi format memanjang. Selama ini, persaingan lebih sering menyoroti ketebalan perangkat dan kualitas engsel, tetapi kini format layar berpotensi ikut menjadi medan pertarungan baru.

Apple belum meluncur, respons sudah lebih dulu muncul

Rumor soal iPhone Fold sudah beredar selama beberapa tahun terakhir. Apple disebut tengah menyiapkan perangkat lipat dengan konsep layar lebar, bukan layar memanjang seperti banyak model lipat yang lebih dulu hadir di pasar.

Sampai sekarang, belum ada kepastian kapan perangkat itu akan dirilis. Meski begitu, pembahasan mengenai konsepnya tampak cukup kuat untuk mendorong langkah antisipatif dari para pemain Android, terutama merek besar dari China.

Vivo, Honor, dan Oppo ikut menatap format yang lebih lebar

Nama pertama yang mencuat adalah Vivo. Tipster Smart Pikachu menyebut Vivo sedang menyiapkan Vivo X Fold6, meski belum dijelaskan secara tegas apakah perangkat itu akan langsung memakai konsep layar lebar.

Smart Pikachu memberi isyarat bahwa arah desain Vivo bisa berubah bertahap. Ia menyoroti pengembangan pada crease, yakni bekas lipatan di area dekat engsel, dan menyebut Vivo X Fold6 layak diperhatikan oleh pengguna yang menyukai desain lipatan yang lebih lebar.

Honor juga dikabarkan mengambil jalur serupa. Tipster Guan Tongxue GiM mengatakan Honor sudah lama menyiapkan ponsel lipat dengan desain yang lebih “bantet”, meski tanpa rincian spesifikasi yang jelas.

Ia turut membagikan gambar yang disebut mengarah pada konsep perangkat lipat Honor di masa depan. Dari gambar itu terlihat tiga lubang yang diduga menjadi tempat sensor kamera di atas layar sekunder, sementara jadwal peluncurannya belum pasti.

Untuk Honor, rumor yang beredar menyebut perangkat tersebut belum akan meluncur hingga awal 2027. Oppo pun masuk dalam daftar merek yang disebut bergerak ke arah yang sama, walau detailnya masih sangat terbatas.

Vendor itu dikabarkan sedang menggodok foldable smartphone dengan layar yang lebih lebar. Status pengembangannya masih berada pada tahap evaluasi, sehingga bentuk akhir dan waktu peluncurannya belum bisa dipastikan.

Huawei sudah lebih dulu memperlihatkan arah ini

Di tengah rumor yang mengitari Apple, Vivo, Honor, dan Oppo, Huawei sudah lebih dulu menghadirkan contoh nyata. Perangkat yang dimaksud adalah Huawei Pura X Max, yang meluncur di China pada April lalu dengan pendekatan wide foldable.

Huawei Pura X Max berdiri di antara ponsel lipat model flip dan model book-style. Dengan desain yang melebar, rasio layarnya dibuat menyerupai selembar kertas dan memberi kesan berbeda dari foldable yang selama ini lebih umum ditemui.

Perangkat ini memakai layar luar 5,4 inci dan layar utama 7,7 inci. Angka itu lebih besar dibanding Pura X, yang membawa cover display 3,5 inci dan layar utama 6,3 inci.

Kedua layar memakai panel LTPO 2.0. Panel tersebut mendukung refresh rate adaptif 1–120Hz, dengan kecerahan hingga 3.500 nits untuk layar luar dan 3.000 nits untuk layar dalam.

Rasio layar Pura X Max disebut mendekati persegi, sekitar 14.1:10. Format ini sedikit lebih lebar dibanding rasio klasik 4:3 dan diklaim memberi pengalaman visual yang lebih konsisten saat pengguna berpindah dari layar luar ke layar dalam.

Secara fisik, perangkat ini juga menegaskan karakter layar lebar yang berbeda dari foldable pada umumnya. Saat dibentangkan, dimensinya 120 mm x 166,5 mm dengan ketebalan 5,2 mm, lalu menjadi 120 mm x 85 mm dengan tebal 11,2 mm ketika dilipat.

Di China, Huawei Pura X Max dijual mulai 11.000 yuan. Hingga kini belum ada informasi apakah perangkat itu akan dipasarkan di luar China.

Munculnya minat dari beberapa vendor China menunjukkan bahwa layar lipat yang lebih lebar kini mulai dilihat sebagai arah desain baru. Jika tren ini terus berkembang, iPhone Fold tidak akan datang ke pasar yang kosong, melainkan ke arena yang sudah lebih dulu diuji oleh para pesaingnya.

Source: tekno.kompas.com

Baca Juga

Back to top button