Dari Overheat Sampai Matot, Ini 5 Gangguan HP Xiaomi yang Paling Sering Bikin Repot

Di balik harga yang bersaing dan performa yang masih kuat, HP Xiaomi punya sejumlah masalah yang cukup sering jadi bahan keluhan pengguna. Yang perlu diperhatikan, beberapa gangguan ini tidak selalu selesai dengan menunggu perangkat kembali normal, karena penyebabnya bisa berasal dari software, kondisi fisik perangkat, hingga pemakaian yang terlalu berat.

Keluhan yang paling sering muncul mencakup overheat, iklan di aplikasi bawaan, bug setelah pembaruan, layar bergaris hijau, sampai mati total. Polanya menunjukkan bahwa pengguna Xiaomi tidak hanya perlu fokus pada spesifikasi, tetapi juga pada cara perangkat dipakai dan dirawat.

Panas berlebih yang ikut memicu masalah lain

Overheat termasuk gangguan yang paling mudah dirasakan pengguna, terutama saat HP dipakai untuk bermain game. McAfee menjelaskan bahwa gaming menjadi salah satu pemicu utama karena membuat perangkat bekerja lebih keras dan menguras daya lebih besar.

Selain game, streaming, bug, dan suhu sekitar juga dapat memperparah kondisi panas. Jika dibiarkan terlalu lama, overheat tidak hanya membuat perangkat terasa tidak nyaman dipakai, tetapi juga bisa memicu masalah lain seperti gangguan layar, green line, penurunan performa, dan degradasi baterai.

Green line yang muncul mendadak di layar

Salah satu keluhan yang cukup bikin waspada adalah green line, yaitu garis hijau yang tiba-tiba muncul di layar HP. Dalam beberapa kasus, warna lain seperti merah, pink, atau ungu juga ikut terlihat, dan masalah ini disebut lebih sering muncul di model lama seperti Xiaomi 12 dan Xiaomi 12T.

Eraspace menyebut penyebabnya bisa beragam, mulai dari overheat, kerusakan fisik layar, masalah konektor, bug software, hingga penggunaan charger yang tidak sesuai. Langkah awal yang disarankan adalah melakukan update software, lalu mengganti layar jika masalah tetap muncul.

Mati total yang tidak bisa dianggap ringan

Berbeda dengan gangguan layar, mati total atau matot membuat HP sama sekali tidak bisa menyala. Kondisi ini termasuk yang paling ditakuti pengguna karena perangkat langsung berhenti berfungsi.

Sejumlah model POCO seperti POCO X3 Pro, POCO F3, dan POCO X6 Pro disebut kerap masuk daftar perangkat yang mengalami gangguan ini, sementara REDMI Note 8 juga pernah mengalaminya. Qoala menyebut penanganannya biasanya melalui flashing, factory reset, wipe data, atau servis langsung, karena penyebabnya bisa berasal dari software, kerusakan mesin, air atau debu yang masuk, hingga baterai bermasalah.

Update yang justru memunculkan bug

Pembaruan sistem seharusnya membawa perbaikan, tampilan yang lebih baik, dan fitur baru. Namun pada HP Xiaomi, update justru kerap memunculkan bug yang dikeluhkan pengguna di forum diskusi resmi Xiaomi.

Keluhannya tidak selalu sama. Ada yang mengalami WiFi bermasalah, Bluetooth tidak tersambung, overheat, hingga gangguan layar setelah pembaruan dipasang. Xiaomi Community menyebut laporan seperti ini dapat disampaikan melalui aplikasi Services & Feedback atau forum resmi Xiaomi.

Iklan bawaan yang kerap muncul di aplikasi

Selain masalah teknis, pengguna juga sering terganggu oleh iklan yang muncul di aplikasi bawaan. Iklan ini bisa tampil di Browser, Music, Themes, File Manager, atau Downloads, lalu muncul tiba-tiba dan sering terasa sulit ditutup.

Android Authority menyebut iklan bisa dikurangi dengan menonaktifkan MSA atau MIUI System Ads di menu Pengaturan. Pengguna juga dapat mematikan iklan dari pengaturan masing-masing aplikasi, meski langkah ini biasanya lebih merepotkan, atau memakai private DNS melalui pengaturan konektivitas.

Kelima masalah tersebut menunjukkan bahwa HP Xiaomi tetap membutuhkan perhatian lebih, terutama saat dipakai dalam kondisi berat atau setelah pembaruan sistem. Penggunaan yang wajar, perawatan yang baik, serta menghindari pemicu seperti panas berlebih dan charger yang tidak sesuai dapat membantu perangkat bertahan lebih lama.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version