Rencana ekspansi Ghost in the Cell kini bergerak jauh melampaui layar bioskop. Film horor komedi garapan Joko Anwar itu tidak hanya mengumpulkan 3,2 juta penonton di Indonesia, tetapi juga disiapkan untuk hadir di 86 negara dan diubah menjadi pertunjukan musikal.
Di dalam negeri, sambutan penonton masih menjadi modal terkuat film ini. Hingga 16 Mei 2026, Ghost in the Cell sudah ditonton 3,2 juta orang sejak tayang pada 16 April 2026, dengan Jakarta disebut sebagai salah satu penyumbang penonton terbesar.
Produser Come and See Pictures, Tia Hasibuan, menyampaikan data itu saat pembukaan Macabre Art Installation Ghost in the Cell di Melawai, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5). Ia menegaskan bahwa jumlah penonton di Indonesia terus bergerak seiring masa tayang film yang masih berjalan.
Sementara itu, langkah ke pasar luar negeri juga sudah dimulai. Tia mengonfirmasi Ghost in the Cell menargetkan penayangan di 86 negara dan sudah hadir di Singapura, Malaysia, Kamboja, serta Thailand sejak 7 Mei.
Taiwan menjadi negara berikutnya yang masuk daftar rilis. Setelah itu, peluncuran ke negara-negara lain masih akan berlanjut hingga akhir tahun, sehingga perhatian tim produksi kini terbagi antara performa domestik dan distribusi internasional.
Di sisi lain, proyek ini juga disiapkan untuk punya napas panjang lewat format panggung. Come and See Pictures menargetkan Ghost in the Cell hadir sebagai teater musikal pada 2027.
Rencana itu bukan muncul belakangan, karena konsep musikal sudah dipikirkan sejak tahap awal penulisan skenario oleh Joko Anwar. Struktur ceritanya juga disusun agar lebih cocok diadaptasi ke panggung, dengan jumlah adegan yang lebih sedikit namun durasi yang lebih panjang.
Untuk kebutuhan versi musikal, tim produksi akan membuka audisi umum. Langkah ini dipakai untuk mencari talenta baru yang akan memerankan karakter-karakter di atas panggung.
Jumlah pemain belum ditentukan, tetapi Tia menyebut komposisinya tidak akan jauh berbeda dari versi film layar lebar. Dengan capaian penonton yang besar, rencana rilis lintas negara, dan target musikal pada 2027, Ghost in the Cell kini berkembang sebagai proyek yang terus meluas dari satu format ke format lainnya.
Source: mediaindonesia.com