Bagi pengguna yang sering berpindah tempat, pilihan laptop tidak lagi sekadar soal cepat atau tidak. Bobot, ukuran, dan kebutuhan kerja ikut menentukan apakah sebuah perangkat terasa membantu atau justru merepotkan selama perjalanan.
ASUS menempatkan tujuh model dengan karakter yang berbeda untuk kebutuhan semacam ini. Ada yang menonjol karena ringan, ada yang fokus pada layar dan produktivitas visual, dan ada pula yang tetap membawa tenaga besar untuk pekerjaan yang lebih berat.
Paling ringan untuk mobilitas tinggi
Di antara jajaran tersebut, ASUS ExpertBook B9 OLED (B9403) menjadi salah satu yang paling ringan. Laptop ini memakai Intel Core 7 Processor 150U, bobotnya 0,99 kg, dan dibekali layar OLED berkualitas tinggi.
Karakter itu membuatnya cocok untuk mobilitas ekstrem. Harga perangkat ini berada di kisaran Rp 46 jutaan.
Masih di kelompok yang mendukung perpindahan kerja dari satu tempat ke tempat lain, ASUS ExpertBook B5 (B5404) juga dirancang untuk bisnis dengan mobilitas tinggi. Perangkat ini membawa prosesor hingga Intel Core Ultra 7 vPro 165H dan dukungan RAM hingga 64GB, dengan bobot mulai 1,29 kg.
Untuk kerja harian yang ringkas
Pengguna yang mencari laptop praktis untuk kebutuhan sehari-hari bisa melirik ASUS Vivobook 14 (A1404). Model ini memakai Intel Core i7-1355U dan SSD 512GB, sehingga cukup untuk multitasking ringan hingga menengah.
Ukuran bodinya juga ringkas, jadi lebih mudah dimasukkan ke tas. Harga laptop ini sekitar Rp 15,9 jutaan.
Pilihan lain yang masih nyaman dibawa adalah ASUS Vivobook S14 (S3407). Laptop ini ditenagai Intel Core Ultra 7 Processor 355 dan tersedia dalam beberapa konfigurasi, termasuk varian RAM 16GB.
Layar 14 inci membuat dimensinya tetap proporsional untuk kerja mobile. Harga perangkat ini berada di kisaran Rp 27,9 jutaan.
Saat pekerjaan menuntut layar dan respons lebih tinggi
Untuk pengguna yang memprioritaskan tampilan, ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) menawarkan pendekatan yang lebih premium. Laptop ini memakai Intel Core Ultra 7 Processor 255H dan tersedia dengan RAM 32GB LPDDR5X.
Kombinasi itu mendukung respons sistem yang lebih cepat. Harga perangkat ini sekitar Rp 32,9 jutaan.
Ada juga ASUS Zenbook DUO (2024) UX8406 yang membawa konsep dua layar. Laptop ini menggunakan Intel Core Ultra 9 Processor 185H dan mendukung RAM hingga 32GB, sehingga cocok untuk multitasking berat.
Meski membawa layar ganda, desainnya tetap ringkas untuk perjalanan. Harganya berada di kisaran Rp 34,8 jutaan.
Tetap relevan saat grafis ikut dibutuhkan
Bagi pengguna yang memerlukan tenaga grafis lebih tinggi saat travelling, ASUS Gaming K16 (K3605) hadir sebagai opsi yang lebih kuat. Laptop 16 inci ini memakai Intel Core i7-13620H dan bisa dipasangkan dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 3050.
Dengan karakter seperti itu, perangkat ini tetap relevan untuk beban komputasi yang lebih berat. Harga laptop ini sekitar Rp 12,9 jutaan.
Jika dilihat dari keseluruhan jajaran, ASUS memang tidak menawarkan satu model untuk semua kebutuhan. Ada perangkat yang mengejar bobot paling ringan, ada yang menonjol di bisnis, dan ada yang disiapkan untuk visual maupun grafis, sehingga pilihan travelling bisa disesuaikan dengan ritme kerja masing-masing pengguna.