Dari Lagu Komputer 1951 Hingga Spacewar!, Begini Jejak File Digital Paling Tua yang Bertahan

Warisan digital tertua yang masih bisa dijumpai hari ini menunjukkan bahwa sebuah file tidak selalu lenyap bersama perangkat yang membuatnya. Justru, beberapa di antaranya bertahan karena dipulihkan, dipindahkan, atau disimpan ulang setelah sempat hampir terlupakan.

Kisah-kisah ini juga mengingatkan bahwa pelestarian digital tidak pernah sederhana. Di dunia film saja, banyak jejak awal sudah hilang: sekitar 75% film bisu Amerika lenyap, lebih dari 90% film sebelum 1929 menghilang, dan sekitar 50% film Amerika sebelum 1950 tidak terselamatkan.

Jejak awal bunyi komputer yang masih tersisa

Salah satu peninggalan digital tertua berasal dari musik komputer pada 1951. BBC merekam tiga lagu yang dihasilkan komputer dengan mesin Ferranti Mark 1, yang oleh IEEE disebut sebagai komputer serbaguna komersial pertama.

Rekaman itu tidak bertahan dalam bentuk digital asli. Materinya justru selamat melalui cakram asetat yang kemudian dipulihkan oleh British Library.

Tiga lagu yang masih tersisa adalah “God Save the King”, “Baa Baa Black Sheep”, dan “In the Mood”. Tantangannya ada pada menjaga nada agar tetap akurat, karena pada masa itu komputer belum menyimpan file musik seperti format modern.

Gambar digital yang lahir tanpa rencana besar

Dari suara, jejak penting berikutnya datang dari gambar. Russell Kirsch membuat pindaian terhadap putranya, Walden, pada 1957 di Standards Eastern Automatic Computer atau SEAC.

Ukuran gambar itu hanya 176 x 176 piksel. Kirsch dan timnya saat itu bukan sedang mengejar fotografi digital, melainkan ingin mengetahui apakah komputer bisa memproses informasi visual.

Hasil sederhana itu kemudian punya dampak jauh lebih besar. Teknologi seperti pencitraan medis dan machine vision modern ikut menapaki jalan yang dibuka oleh eksperimen tersebut.

Walau terlihat sangat kasar jika dibandingkan dengan standar sekarang, foto hitam-putih itu tetap bertahan. Ironisnya, banyak foto digital dari era 2000-an justru tidak tersimpan sebaik gambar awal ini.

Gim yang masih hidup lewat pelestarian

Warisan digital awal juga kuat di dunia gim. Spacewar! dibuat pada 1962 untuk menunjukkan kemampuan komputer DEC PDP-1 melalui permainan dua pemain yang mempertemukan dua pesawat dalam simulasi fisika sederhana.

Sebagian kode sumbernya berhasil dipertahankan. Citra biner gim itu juga masih ada berkat kerja proyek pelestarian, sehingga Spacewar! tidak hanya tercatat sebagai salah satu gim paling awal, tetapi juga masih bisa dimainkan sampai sekarang.

Pelestarian seperti ini penting karena banyak pengembang gim kehilangan kode sumber untuk judul-judul terkenal. Tanpa kode asli, proses remaster atau pembaruan untuk platform modern menjadi sulit dilakukan dengan benar.

Seni digital muncul lewat instruksi matematika

Kisah file digital tua tidak berhenti pada musik, gambar, dan gim. Seni digital juga lahir lebih awal melalui karya Georg Nees dan Frieder Nake, yang memakai instruksi matematis untuk memprogram pen plotter.

Mesin itu lalu menggambar karya sesuai perintah yang diberikan. Hasilnya dianggap sebagai contoh pertama penggunaan algoritma untuk menghasilkan gambar dengan komputer.

Dari sudut pandang hari ini, karya-karya itu tampak sederhana. Namun, sejumlah karya mereka masih bisa dilihat melalui halaman portofolio Frieder Nake dan Georg Nees.

Semua jejak itu memperlihatkan hal yang sama: file digital paling tua bukan sekadar data teknis yang kebetulan selamat. Di dalamnya ada awal mula cara manusia memakai komputer untuk menyimpan bunyi, menangkap gambar, membuat gim, dan membangun seni berbasis komputasi.

Baca Juga

Back to top button