Dari Grayscale Hingga Coinbase Ventures, 15 Pengelola Modal Ini Menata Ulang Likuiditas Kripto

Arus modal di pasar kripto kini tidak lagi bergerak hanya lewat bursa dan harga aset. Sejumlah pengelola aset, dana ventura, dan platform investasi ikut menentukan ke mana likuiditas mengalir, mulai dari produk institusional, token likuid, infrastruktur, hingga pendanaan tahap awal.

Peta itu terlihat jelas dalam sorotan BeInCrypto Institutional Research terhadap 15 firma yang memegang peran besar dalam pengelolaan modal kripto. Dari daftar tersebut, ukuran dana kelolaan, fokus strategi, dan kemampuan menyalurkan modal ke banyak segmen pasar menjadi pembeda utama antar pemain.

Skala besar masih dipegang pemain lama

Grayscale tetap berada di urutan teratas dengan AUM sebesar $35B. Firma yang berdiri pada 2013 di Stamford, Amerika Serikat, ini dipimpin Peter Mintzberg sebagai CEO dan dikenal melalui ETF issuer, crypto trusts, serta index products.

Dalam struktur asetnya, GBTC dan ETHE disebut mendominasi porsi AUM Grayscale. Posisi itu juga diperkuat oleh langkah perusahaan yang telah mengajukan IPO ke NYSE, sehingga menegaskan pengaruhnya di pasar institusional kripto.

Di kelompok dana ventura, Paradigm masih tampil kuat dengan AUM $12.7B dan dana baru yang menargetkan $1.5B. Firma asal San Francisco ini dipimpin Matt Huang dan Fred Ehrsam, dengan pendekatan berbasis riset yang kini juga menjangkau AI dan robotics.

a16z Crypto juga tetap masuk jajaran besar dengan AUM $9.5B dan Fund V yang menargetkan $2B. Perusahaan yang berbasis di Menlo Park itu didirikan pada 2018 oleh Chris Dixon, dengan Sriram Krishnan sebagai GP, serta portofolio yang mencakup Coinbase dan Uniswap.

Venture kripto terus menjadi sumber likuiditas penting

Pantera Capital menunjukkan bahwa pemain lama masih punya ruang besar di industri ini. Firma yang berawal pada 2003 dan masuk ke kripto pada 2013 itu mencatat Fund V ditutup pada 2025, dengan hasil $547M realized on $137M invested.

Dragonfly Capital berada di kelompok multi-stage venture dengan AUM $4B dan Fund IV senilai $650M pada 2026. Artikel referensi menyebut firma ini menghindari Terra dan Yuga Labs, tetapi tetap mendukung Ethena dan Polymarket.

Haun Ventures juga menonjol sebagai pendatang baru yang tumbuh cepat dengan $2.5B AUM, naik 30% year on year. Firma yang berdiri pada 2022 di Menlo Park ini menghimpun sekitar $1B dana baru dan mencatat exit BVNK serta Bridge pada 2025.

Multicoin Capital menjaga posisinya lewat $2.7B AUM meski turun dari puncak 2024. Berbasis di Austin, firma ini memusatkan strategi pada venture dan liquid tokens, serta dikenal sebagai pendukung awal Solana.

Model campuran makin penting dalam aliran dana

Polychain Capital mengelola $2.6B AUM melalui struktur multi-fund dan model hybrid yang menggabungkan hedge serta venture. Firma yang dipimpin Olaf Carlson-Wee ini juga dikenal aktif dalam tata kelola protokol dan memiliki jejak dana kripto awal senilai $1B pada 2017.

Blockchain Capital menjadi salah satu nama senior lain dengan AUM $2B dan latest fund $580M. Firma yang berdiri pada 2013 di San Francisco itu bergerak dari tahap awal hingga pertumbuhan, serta menjadi pionir dengan first tokenized VC fund pada 2017.

Electric Capital menonjol lewat fokus pada infrastruktur dan developer tooling dengan lebih dari $1B yang telah dihimpun. Firma berbasis Palo Alto ini dikenal lewat Developer Report benchmark dan portofolio yang mencakup Aave, dYdX, dan NEAR.

Produk institusional ikut menarik modal lebih luas

Bitwise Asset Management memperlihatkan bagaimana produk investasi bisa menjadi jalur utama likuiditas. Firma ini mengelola lebih dari $11B aset dan menawarkan 70+ investment products, termasuk ETF, SMAs, dan staking strategies.

BITB ETF milik Bitwise juga menerbitkan data on-chain untuk menambah transparansi. CoinShares berada di jalur serupa dengan lebih dari $6B AUM, fokus pada crypto ETPs dan asset management, serta disebut memiliki 34% pangsa pasar ETP Eropa.

Lengan strategis dan pembiayaan infrastruktur ikut membentuk pasar

Coinbase Ventures berperan sebagai lengan strategis Coinbase dengan lebih dari 500 investasi. Dana ini berasal dari balance sheet Coinbase, dengan portofolio yang mencakup OpenSea dan FalconX, serta lebih dari 35 akuisisi yang dikaitkan dengan timnya.

Bain Capital Crypto memanfaatkan kekuatan induknya melalui dana pertama senilai $560M. Bain Capital sebagai perusahaan induk dilaporkan memiliki $165B AUM, dengan investasi yang mencakup Superstate, M0, dan Turnkey.

Galaxy Digital memosisikan diri sebagai penghubung pasar publik dan jasa keuangan kripto dengan $1.4B project financing. Perusahaan yang dipimpin Mike Novogratz itu menyoroti proyek Helios data center berkapasitas 1.6 GW sebagai bagian dari strategi bisnisnya.

Daftar ini menunjukkan bahwa likuiditas kripto kini dibentuk oleh kombinasi skala besar, strategi multi-stage, produk institusional, dan dukungan infrastruktur. Di tengah persaingan itu, Grayscale, Paradigm, Bitwise, hingga Coinbase Ventures memperlihatkan bahwa pengelolaan modal kripto semakin terstruktur dan tersebar di banyak jalur investasi.

Exit mobile version