Perangkat sekecil gantungan kunci biasanya hanya dipakai sebagai aksesori, tetapi proyek ini menunjukkan arah yang berbeda. Sebuah cangkang GameCube mini berhasil diubah menjadi kontroler yang benar-benar bisa dipakai untuk bermain.
Yang membuatnya menarik bukan hanya bentuknya yang unik, melainkan cara perangkat itu dirakit agar tetap berfungsi di ruang yang sangat sempit. Hasil akhirnya memperlihatkan bahwa benda koleksi bertema gim masih bisa naik kelas menjadi periferal nyata lewat rekayasa yang presisi.
Proyek tersebut dipamerkan melalui kanal YouTube milik Brux dan ikut disorot oleh Hackster.io. Dalam demonstrasinya, Brux memperlihatkan bagaimana gantungan kunci sederhana itu dibongkar lalu dibangun ulang menjadi kontroler mini yang portabel.
Dari cangkang kecil ke perangkat input
Tahap awal dimulai dengan mengosongkan bagian dalam cangkang keychain menggunakan rotary motor. Langkah ini diperlukan agar ada ruang untuk komponen baru yang harus dipasang di dalam bodi mini tersebut.
Setelah ruang tersedia, Brux menambahkan komponen hasil cetak 3D untuk menyesuaikan struktur internal. Bagian-bagian ini membantu menempatkan tombol dan mekanisme input dengan lebih presisi di dalam casing yang sangat kecil.
Pada bagian tombol, ia memakai surface-mount tactile switches yang dipasang di bawah tombol fisik. Pilihan ini memungkinkan input tetap bekerja meski ruang di dalam perangkat terbatas.
RP2040 menjadi pusat kendali
Di dalam kontroler mini itu, RP2040 berperan sebagai otak utama. Semua input disambungkan ke mikrokontroler ini dengan kabel yang dirapikan secara hati-hati di dalam bodi keychain.
Setelah seluruh input terhubung, Brux menambahkan kabel dari mikrokontroler ke GameCube. Dari situ, gantungan kunci itu tidak lagi sekadar aksesori, melainkan kontroler fungsional.
Demonstrasi yang ditampilkan juga menunjukkan perangkat itu digunakan untuk bermain Fortnite dan Mario Kart. Walau ukurannya jauh lebih kecil dari kontroler GameCube biasa, alat ini tetap mampu menerima input dan menjalankan fungsi dasarnya.
Bukan untuk kompetisi, tetapi nyata
Proyek ini memang tidak diarahkan untuk pertandingan serius seperti Super Smash Bros. Melee. Fokusnya lebih pada eksperimen teknik, desain, dan kemampuan mengemas fungsi ke dalam bentuk yang sangat mungil.
Di situlah daya tarik utamanya muncul. Banyak gantungan kunci bertema gim hanya berhenti sebagai pajangan, sedangkan versi ini benar-benar melangkah lebih jauh karena bisa dipakai sebagai alat input.
Ukuran kecilnya juga menunjukkan tantangan teknis yang tidak sederhana. Setiap sakelar, kabel, dan komponen lain harus dipasang secara rapat agar muat tanpa menghilangkan fungsi utama perangkat.
Portabilitas jadi nilai tambah
Karena dirancang dalam format keychain, kontroler ini punya nilai portabilitas yang kuat. Bentuknya memungkinkan perangkat tetap terasa seperti aksesori, tetapi dengan fungsi yang jauh lebih besar daripada sekadar dekorasi.
Proyek ini juga memperlihatkan bagaimana RP2040 bisa dipakai untuk kreasi yang tidak biasa. Dengan bantuan pemodelan 3D, penyesuaian casing, dan rangkaian yang tersusun padat, sebuah gantungan kunci dapat berubah menjadi perangkat game yang benar-benar bekerja.
Di bagian akhir video, Brux juga memperlihatkan beberapa ide keychain lain yang sedang disiapkan. Beberapa di antaranya adalah kontroler mini bergaya N64 dan SNES.
Ada pula konsep 3DS berukuran sangat kecil yang ikut dipamerkan sebagai proyek lanjutan. Kehadiran ide-ide itu menunjukkan bahwa pendekatan serupa masih bisa diterapkan pada bentuk kontroler dan handheld lain.
Source: www.xda-developers.com