Danantara Dipantau Langsung Prabowo, Robotik Dan STEM Masuk Peta Teknologi Nasional

Pembahasan soal robotik dan pendidikan STEM menandai bahwa arah penguatan teknologi nasional kini tidak lagi berdiri sendiri. Di Istana, Presiden Prabowo Subianto menerima paparan yang menghubungkan teknologi, kerja sama pendidikan, dan kesiapan sumber daya manusia dalam satu paket kebijakan yang saling terkait.

Posisi Danantara Indonesia dalam agenda itu juga terlihat semakin strategis. Lembaga pengelola kekayaan negara tersebut tidak hanya dipantau dari sisi pelaksanaan program prioritas, tetapi juga dari kontribusinya dalam hilirisasi, industrialisasi, dan pengembangan kapasitas teknologi yang lebih luas.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut kunjungan Presiden ke Danantara sebagai agenda rutin. Menurut dia, Presiden memang memanfaatkan pertemuan itu untuk memantau program-program prioritas yang dijalankan lembaga tersebut.

Prasetyo menegaskan bahwa Danantara memegang peran penting sebagai sovereign wealth fund Indonesia. Karena terlibat dalam hilirisasi dan industrialisasi, pengawasan langsung dari Presiden dinilai perlu agar arah kebijakan tetap sejalan dengan target nasional.

Di antara topik yang masuk ke meja pembahasan, kerja sama robotik menjadi sorotan utama. Fokus ini dinilai relevan dengan kebutuhan Indonesia untuk memperkuat kapasitas teknologi dalam negeri agar tidak tertinggal dari perkembangan industri masa depan.

Namun, pembahasan tidak berhenti pada perangkat atau sistem semata. Prasetyo menjelaskan bahwa laporan yang diterima Presiden juga menyentuh kesiapan ekosistem yang dibutuhkan agar teknologi tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan.

Sumber daya manusia ikut ditempatkan sebagai bagian dari pembahasan yang sama. Pemerintah memandang penguasaan teknologi tidak cukup bila hanya bertumpu pada alat, karena tetap dibutuhkan orang yang mampu mengoperasikan sekaligus mengembangkannya.

Karena itu, pengembangan robotik diposisikan berjalan bersama penguatan kemampuan manusia di belakangnya. Arah ini menunjukkan bahwa kerja sama teknologi dipahami sebagai upaya yang menyatu, bukan sebagai agenda yang berdiri terpisah.

STEM juga masuk dalam pembahasan sebagai fondasi penguasaan teknologi nasional. Science, Technology, Engineering, and Mathematics selama ini dipandang sebagai landasan penting untuk membangun kapasitas inovasi.

Prasetyo menyebut ada laporan khusus mengenai kerja sama pendidikan yang diarahkan untuk mendukung penguasaan teknologi. Ia mengatakan pembahasan itu mencakup teknologi, kerja sama robotik, dan kerja sama pendidikan, terutama STEM, untuk mempercepat penguasaan teknologi yang diperlukan bagi kepentingan bangsa.

Kehadiran Danantara dalam diskusi di Istana memperlihatkan bahwa peran lembaga itu meluas dari urusan pendanaan atau pengelolaan aset. Di sisi lain, lembaga ini juga ikut dikaitkan dengan transformasi teknologi yang menjadi bagian dari peta pembangunan nasional.

Dalam kerangka itu, hilirisasi dan industrialisasi tetap menjadi perhatian besar. Keduanya kini bergerak beriringan dengan agenda robotik dan pendidikan STEM sebagai unsur penting dalam penguatan teknologi Indonesia.

Source: teknologi.bisnis.com
Exit mobile version