Cristina Teh Tan Ajukan Mundur, UOB Indonesia Tetap Menunggu Restu Pemegang Saham

Pergantian di jajaran manajemen UOB Indonesia kembali mengarah ke lini consumer banking setelah Cristina Teh Tan mengajukan pengunduran diri dari jabatan Direktur Consumer Banking. Perseroan telah menerima surat itu melalui dokumen tertanggal 12 Mei 2026, namun prosesnya masih harus melewati persetujuan pemegang saham.

UOB Indonesia menempatkan langkah tersebut sebagai agenda korporasi yang belum tuntas. Corporate Secretary UOB Indonesia, Susilowati, menyampaikan bahwa permohonan pengunduran diri akan dibawa ke Rapat Umum Pemegang Saham agar keputusan diambil sesuai ketentuan perusahaan dan tata kelola yang berlaku.

Di tengah perubahan ini, perseroan menegaskan operasionalnya tetap berjalan normal. UOB Indonesia juga menyebut informasi pengunduran diri tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha.

Sikap itu penting karena kursi consumer banking memegang peran strategis dalam bisnis ritel bank. Karena itu, pasar kini menunggu keputusan formal dari pemegang saham sebelum status jabatan tersebut benar-benar berubah.

Cristina sendiri bukan nama baru di UOB Indonesia. Ia bergabung sejak November 2023 dan awalnya mengemban peran sebagai Head of Consumer Banking sebelum kemudian masuk ke jajaran direksi.

Penetapan dirinya sebagai Direktur Consumer Banking dilakukan melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 30 April 2024. Jabatan itu mulai efektif pada 22 Mei 2024, sehingga masa tugasnya di posisi tersebut tergolong relatif singkat.

Perjalanan karier Cristina sebelumnya banyak terbentuk di bisnis perbankan konsumer. Sebelum masuk ke UOB Indonesia, ia menempuh pengalaman panjang di Citibank N.A. di Indonesia dan Filipina.

Di Citibank, Cristina pernah menduduki sejumlah posisi yang berkaitan langsung dengan consumer banking dan produk kartu. Beberapa jabatan yang pernah ia pegang antara lain Head of Consumer Banking, Consumer Business Manager, Cards & Credit Products Payment Director, Card Acquisitions & Strategic Development Head, serta Cards Category Manager.

Latar belakang itu memperlihatkan spesialisasi yang kuat di segmen konsumer. Pengalamannya juga memberi konteks mengapa penempatannya di UOB Indonesia sempat dipandang penting untuk penguatan bisnis ritel perseroan.

Selain rekam jejak profesional, Cristina memiliki pendidikan dari De La Salle University, Filipina. Ia tercatat meraih gelar Bachelor Degree in Applied Economics dan Bachelor Degree in Commerce.

Kini, seluruh proses masih menunggu tahapan resmi di Rapat Umum Pemegang Saham. Selama keputusan final belum keluar, UOB Indonesia menyatakan kegiatan usaha tetap berlangsung seperti biasa.

Source: finansial.bisnis.com

Baca Juga

Back to top button