Copilot Di Microsoft 365 Kini Bertindak Langsung, Excel Paling Terasa Untungnya

Microsoft mulai mendorong Copilot di Microsoft 365 ke peran yang lebih aktif, bukan lagi sekadar alat tanya jawab di sisi layar. Arah barunya membuat Copilot bisa membantu menyelesaikan tugas langsung di Word, Excel, dan PowerPoint berdasarkan tujuan yang diberikan pengguna.

Perubahan ini menandai pergeseran penting dalam cara kerja AI di lingkungan produktivitas. Pengguna tidak hanya diminta berbincang dengan chatbot, tetapi juga bisa memanfaatkan Copilot untuk menjalankan langkah-langkah nyata yang biasanya dikerjakan secara manual.

Copilot kini bekerja seperti agen di aplikasi

Microsoft menyebut Copilot kini menjadi “agentic” secara default di dalam aplikasi Microsoft. Istilah itu berarti asisten ini dapat mengeksekusi tugas di Microsoft 365 tanpa harus bergantung pada mode percakapan biasa saja.

Pengguna cukup menjelaskan hasil akhir yang diinginkan. Setelah itu, Copilot akan memakai alat yang tersedia untuk membantu menyusun langkah-langkah yang dibutuhkan di dalam aplikasi.

Pendekatan ini mengikuti tren industri AI yang makin menekankan kemampuan agen digital untuk bertindak, bukan semata menjawab teks. Dengan begitu, posisi Copilot berubah dari sekadar pendamping percakapan menjadi kolaborator kerja yang lebih langsung membantu proses produksi dokumen, pengolahan data, dan pembuatan presentasi.

Word, Excel, dan PowerPoint mulai merasakan dampaknya

Microsoft membagikan data awal yang menunjukkan respons positif terhadap cara kerja baru ini. Perusahaan mencatat peningkatan keterlibatan, retensi pengguna baru, dan kepuasan di tiga aplikasi utama Microsoft 365.

Di Word, frekuensi penggunaan per pengguna per minggu naik 52%. Retensi pengguna baru juga meningkat 11%, sementara rasio “thumbs up” sebagai ukuran kepuasan bertambah 21%.

Excel menunjukkan hasil yang paling menonjol dibanding dua aplikasi lain yang disebutkan. Engagement naik 67%, retensi pengguna baru meningkat 50%, dan kepuasan melonjak 65%.

PowerPoint juga ikut mencatat kenaikan, meski skalanya lebih kecil. Engagement naik 11%, retensi pengguna baru meningkat 36%, dan kepuasan bertambah 25%.

Excel menjadi area paling terasa manfaatnya

Peningkatan di Excel masuk akal karena banyak pengguna menghadapi pekerjaan teknis yang cenderung memakan waktu. Pembuatan formula, pengolahan data, dan penyusunan fungsi sering menjadi tantangan bagi pengguna yang tidak terbiasa dengan struktur perintah yang rinci.

Copilot yang bisa bekerja langsung di Excel berpotensi mempercepat proses itu tanpa harus memulai semuanya dari nol. Artikel referensi juga menyebut fitur ini masih dalam tahap pengembangan, namun arahnya sudah jelas, termasuk untuk membantu membuat fungsi Excel langsung di dalam aplikasi.

Bagi banyak pengguna, manfaat semacam ini tidak hanya soal kecepatan. Fokus pekerjaan bisa bergeser dari detail teknis yang berulang ke hasil akhir yang ingin dicapai, sementara langkah operasionalnya dibantu AI.

Tidak perlu pengaturan tambahan untuk mulai dipakai

Salah satu hal yang membuat perubahan ini menarik adalah kemudahannya diakses. Microsoft menyatakan pengguna tidak perlu mengaktifkan mode khusus atau mengubah pengaturan tambahan agar Copilot berperan sebagai agen.

Fitur ini mulai digulirkan untuk pelanggan Microsoft 365 Copilot, Premium, Personal, dan Family. Dengan langkah itu, Microsoft tampaknya ingin menjadikan pengalaman agentic sebagai standar baru, bukan fitur yang harus dicari atau diaktifkan secara manual.

Model seperti ini penting untuk adopsi yang lebih luas. Banyak fitur AI sering tidak terpakai karena terlalu tersembunyi atau memerlukan langkah aktivasi yang membuat pengguna malas mencoba.

Arah pengembangan Copilot semakin tegas

Microsoft juga tidak menutupi bahwa kemampuan baru Copilot masih terus dikembangkan. Meski begitu, arah pembaruannya sudah terlihat jelas, yaitu menjadikan Copilot sebagai asisten kerja yang benar-benar aktif membantu penyelesaian tugas di Microsoft 365.

Di tengah persaingan AI yang semakin padat, fokus seperti ini menunjukkan upaya Microsoft untuk membedakan Copilot lewat manfaat yang terasa langsung di aplikasi produktivitas. Targetnya bukan lagi sekadar menghadirkan AI yang bisa diajak bicara, tetapi AI yang bisa mengeksekusi tugas dan meringankan pekerjaan pengguna di Word, Excel, dan PowerPoint.

Source: www.xda-developers.com
Exit mobile version