Citizen Promaster Wave Tracker Tawarkan Regatta Lebih Cerdas Dalam Bodi Tangguh

Citizen tidak sekadar merilis jam tangan baru, tetapi juga mempertegas bagaimana sebuah jam pelaut modern seharusnya bekerja di lapangan. Lewat empat model Promaster Wave Tracker, merek ini menggabungkan fungsi regatta, tampilan yang mudah dipindai, dan konstruksi yang dibuat untuk tetap nyaman dipakai sehari-hari.

Pendekatan itu terlihat dari penempatan elemen penting di dial. Citizen menaruh layar digital MIP beresolusi tinggi di posisi 12 o’clock untuk menampilkan informasi maritim seperti grafik pasang surut, fase bulan, dan data pendukung lain, sementara subdial analog di posisi 6 o’clock menjaga tampilan tetap seimbang.

Fokus ke kebutuhan balap layar

Seri ini jelas tidak dibangun hanya untuk tampilan alat navigasi. Citizen merancang bezel putar dua arah dan inner ring agar dapat dipakai sebagai kompas layar, membantu menentukan sudut azimut dan posisi layar terhadap arah angin.

Di sisi operasional, mode RACE menjadi salah satu fitur paling penting karena otomatis mengaktifkan stopwatch setelah hitung mundur selesai. Fungsi ini membuat proses start lomba lebih praktis dan tidak mengganggu fokus pelaut pada momen yang krusial.

Mesin hemat daya untuk penggunaan panjang

Di balik paket fitur tersebut, Citizen memakai Eco-Drive Caliber U812. Mesin bertenaga cahaya ini memang dirancang untuk mengurangi kebutuhan pergantian baterai dan menawarkan cadangan tenaga sekitar 3 tahun dalam mode hemat daya.

Pilihan itu sejalan dengan karakter Promaster yang menekankan ketahanan dan kepraktisan. Untuk jam yang dipakai di aktivitas luar ruang dan lingkungan laut, efisiensi daya menjadi nilai tambah yang penting.

Detail maritim dan keterbacaan dibuat serius

Selain alat bantu regatta, Wave Tracker juga membawa sejumlah fungsi yang mendukung kebutuhan maritim harian. Citizen menyematkan chronograph 1/100 detik, kalender abadi, world time, alarm timer, dukungan waktu lokal dan daylight saving time, serta pilihan tampilan 12/24 jam.

Untuk informasi laut dan langit, jam ini menyediakan grafik pasang surut untuk 203 lokasi global, tampilan matahari terbit dan terbenam, serta fase bulan. Keterbacaan juga jadi prioritas lewat jarum dan indeks yang sangat bercahaya, kristal safir dengan lapisan anti-reflektif, dan lampu LED.

Dari sisi ketahanan, jam ini menawarkan ketahanan air 200 meter dan ketahanan magnet Type 1 magnetic resistance. Kombinasi ini memperkuat posisinya sebagai jam yang tetap siap dipakai di lingkungan yang keras.

Empat varian dengan identitas berbeda

Citizen menghadirkan empat model dengan tampilan yang dipisahkan oleh warna dan material gelang. JV3000-13E menggunakan strap urethane oranye dengan bezel senada, sementara JV3001-53E hadir dengan bracelet baja, dial hitam, dan bezel hitam.

Dua varian lainnya adalah JV3002-51E yang memakai case dan bracelet berwarna emas dengan bezel hijau-hitam, serta JV3006-50L dengan dial biru gelap dan bezel biru-hitam di atas bracelet baja. Meski tampil berbeda, keempatnya membawa perangkat teknis yang sama.

Citizen juga menyebut penggunaan komponen dial daur ulang pada bagian tertentu. Detail ini menambah sisi material tanpa mengubah fokus utama seri pada fungsi, ketahanan, dan kesiapan untuk balap layar.

Harga dan ketersediaan

Untuk pasar awal, JV3000-13E dibanderol $750 atau ¥126,500. JV3001-53E dan JV3006-50L dijual di $830 atau ¥137,500, sedangkan JV3002-51E menjadi varian tertinggi dengan harga $930 atau ¥154,000.

Seluruh lini ini akan mulai tersedia di AS dan Jepang pada Juni. Ketersediaan untuk Eropa disebut akan menyusul kemudian, sehingga dua pasar tersebut menjadi fokus awal peluncuran Citizen.

Source: www.notebookcheck.net

Baca Juga

Back to top button