Boox tampaknya ingin menjadikan Note X6 lebih dari sekadar perangkat baca digital biasa. Keputusan memakai chip kelas enterprise langsung memberi sinyal bahwa notebook ePaper ini disiapkan untuk pengalaman yang lebih cepat, lebih responsif, dan lebih modern saat dipakai sehari-hari.
Daya tarik utamanya terletak pada klaim lonjakan performa yang sangat besar. Boox menyebut Note X6 bakal melaju 78% lebih kencang dibanding pendahulunya, sebuah angka yang cukup menonjol untuk perangkat E Ink yang biasanya lebih dikenal karena efisiensi dan kenyamanan baca, bukan tenaga komputasi tinggi.
Chip enterprise untuk perangkat E Ink
Teaser yang dibagikan Boox di Weibo mengungkap bahwa Note X6 tetap mengandalkan prosesor Snapdragon seperti Note X5. Bedanya, chip yang disebut kali ini adalah Snapdragon 6690 dengan proses 4nm dan CPU 2,9GHz.
Di sisi lain, Qualcomm memberi nama resmi berbeda untuk chip tersebut, yaitu Dragonwing Q-6690. Perbedaan nama ini menarik karena menegaskan bahwa chip itu bukan sekadar komponen biasa untuk perangkat konsumen.
Qualcomm menjelaskan Dragonwing Q-6690 sebagai prosesor mobile enterprise pertama di dunia dengan dukungan UHF (RAIN) RFID yang terintegrasi penuh. Spesifikasinya juga mencakup delapan inti CPU Kryo seri 7, GPU Adreno 1,15GHz, dan NPU 6 TOPS.
Arah penggunaan yang lebih luas
Pemosisian chip ini menunjukkan bahwa sasaran pengguna Note X6 tampak lebih luas daripada sekadar pembaca buku digital. Di halaman produknya, Qualcomm menyebut chip tersebut cocok untuk mesin kasir elektronik, terminal POS, tablet, dan smart display.
Karena itu, kehadiran prosesor enterprise di Note X6 memberi kesan bahwa Boox ingin membawa perangkat E Ink ke kelas yang lebih serius. Kombinasi layar ePaper dan otak pemrosesan seperti ini bisa menarik bagi pengguna yang membutuhkan perangkat ringan dibaca, tetapi tetap cukup kuat untuk aktivitas yang lebih intens.
Konektivitas ikut ditingkatkan
Selain performa, Dragonwing Q-6690 juga mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0. Dukungan ini membuat Note X6 terlihat lebih siap mengikuti kebutuhan konektivitas yang lebih modern.
Bagi pengguna, kemampuan tersebut dapat membantu akses jaringan, perpindahan data, dan koneksi aksesori nirkabel yang lebih stabil. Meski begitu, Boox belum menjelaskan secara rinci bagaimana seluruh kemampuan chip itu akan dimanfaatkan di Note X6.
Masih banyak detail yang belum dibuka
Hingga kini, Boox memang belum membocorkan spesifikasi lengkap Note X6. Yang tersedia baru petunjuk awal dari teaser, sementara detail lain kemungkinan masih disimpan untuk pengumuman berikutnya sebelum peluncuran pada 27 Mei.
Meski informasinya masih terbatas, arah pengembangannya sudah cukup jelas. Note X6 akan membawa prosesor kelas enterprise ke perangkat E Ink Boox, dan klaim peningkatan performa 78% membuat perangkat ini berpotensi menjadi salah satu notebook ePaper paling menarik di lini berikutnya.
Source: www.notebookcheck.net