Chicago Dikepung Jadwal Terberat NFL 2026, Bears Langsung Diuji Tanpa Ampun

Musim NFL 2026 belum dimainkan, tetapi beberapa tim sudah mendapat tanda bahaya lebih dulu dari susunan jadwal. Dari semua nama besar yang diperiksa, Chicago Bears muncul sebagai tim yang paling cepat merasakan tekanan karena daftar lawan yang mereka hadapi terlihat paling berat di atas kertas.

Beban itu datang setelah Chicago menjalani musim 2025 yang justru memberi banyak alasan untuk optimistis. Bears mencapai NFC divisional round pada musim pertama Ben Johnson sebagai pelatih kepala, dan mereka merebut gelar divisi pertama dalam tujuh tahun.

Masalahnya, peningkatan itu langsung diuji oleh kalender yang tidak bersahabat. Berdasarkan rekor menang-kalah 2025 dari lawan yang akan mereka hadapi pada 2026, Bears memiliki jadwal tersulit di NFL.

Kondisi itu membuat ruang untuk mempertahankan momentum terasa sempit. Dalam 10 musim terakhir, tujuh tim dengan jadwal tersulit menurut metrik tersebut gagal lolos ke playoff, dan tim terakhir yang memenangi laga playoff setelah memulai musim dengan jadwal tersulit adalah Falcons 2016.

Chicago juga tidak bisa berharap banyak dari situasi divisinya. Mereka harus menghadapi semua tim lain di NFC North yang sama-sama mencatat rekor menang musim lalu, termasuk Lions dan Vikings yang diperkirakan kembali menjadi penantang, serta Packers yang juga tampil sebagai tim playoff.

Bagian akhir musim Bears juga tampak berat. Mereka harus menutup rangkaian pertandingan dengan laga melawan Bills, yang menambah kesan bahwa jalur Chicago menuju playoff akan sangat padat sejak awal hingga akhir.

Di sisi lain, Cincinnati Bengals justru berada di kelompok yang tampak jauh lebih ramah. Setelah pernah mencapai Super Bowl pada musim kedua Joe Burrow dan kembali ke AFC Championship Game setahun kemudian, Bengals kini tiga musim beruntun gagal ke playoff.

Musim lalu mereka finis 6-11, yang menjadi rekor kalah pertama sejak musim rookie Burrow pada 2020. Namun, offseason mereka menunjukkan upaya serius untuk menambal kelemahan terbesar tim.

Bengals menjadi satu-satunya tim di divisinya yang tidak mengganti kepala pelatih. Mereka juga banyak bergerak untuk memperkuat pertahanan, dengan langkah paling mencolok menukar pick ke-10 ke Giants demi mendapatkan defensive tackle Dexter Lawrence II beberapa hari sebelum draft.

Sisi ofensif mereka tetap menjadi kekuatan utama. Semua 11 starter offense dari 2025 kembali, dan ketika Burrow sehat, unit ini masih berada di level elit.

Jadwal pun ikut menguntungkan Cincinnati. Berdasarkan rekor lawan-lawan 2026 mereka, Bengals memiliki jadwal ketiga termudah di liga dan hanya empat pertandingan yang mereka jalani melawan tim dengan rekor menang musim lalu.

Berbanding terbalik dengan Bengals, Miami Dolphins tampak seperti tim yang sedang membongkar ulang fondasi. Klub itu berpisah dengan GM Chris Grier di tengah musim dan kemudian berpisah dengan pelatih kepala Mike McDaniel setelah musim berakhir.

Mereka juga memangkas roster dengan melepas Tyreek Hill dan Tua Tagovailoa, sambil menyerap beban dead cap yang besar. Di posisi quarterback, Miami mendatangkan Malik Willis yang pernah memperlihatkan kilasan potensi sebagai cadangan Packers, tetapi belum teruji sebagai starter penuh.

Perubahan besar itu belum berhenti. Jaylen Waddle juga diperdagangkan ke Broncos untuk pilihan putaran pertama, sehingga daftar kekuatan utama Miami makin menipis.

Meski begitu, label kandidat nomor 1 draft untuk Dolphins belum otomatis aman. Jadwal mereka memang berat karena berada di urutan kedua tersulit berdasarkan rekor 2025 lawan-lawannya, dengan sembilan laga melawan tim playoff musim lalu dan 11 laga melawan tim berekor menang.

Kansas City Chiefs juga masuk kelompok tim besar yang tidak mendapat jalan mudah. Setelah rangkaian panjang yang mencakup sembilan gelar divisi beruntun, tujuh AFC title game berturut-turut, dan lima Super Bowl dari enam kesempatan sebelumnya, Chiefs menutup 2025 dengan rekor 6-11.

Musim mereka juga dipenuhi kekalahan tipis, dengan sembilan kekalahan dalam 10 laga satu skor. Patrick Mahomes mengakhiri musim lebih cepat setelah ACL kiri-nya robek dalam kekalahan yang menutup peluang playoff.

Ada kabar positif soal pemulihan Mahomes dan peluangnya siap di awal musim. Chiefs juga bergerak di draft dengan naik untuk memilih cornerback LSU Mansoor Delane di putaran pertama, lalu menambah daya ledak lewat running back Kenneth Walker III.

Tetapi jadwal tidak memberi banyak ruang bernapas. Berdasarkan rekor 2025 lawan-lawan 2026 mereka, Chiefs memiliki jadwal kelima tersulit di liga.

Mereka harus bermain dua kali melawan Broncos dan Chargers yang sama-sama mencatat kemenangan dua digit pada 2025. Di luar itu, Chiefs juga menghadapi laga kandang melawan Patriots dan 49ers, serta laga tandang melawan Bills, Rams, dan Seahawks.

Di tengah daftar tim yang tertekan, ada juga beberapa kandidat yang justru terlihat punya peluang naik. NFL berkali-kali menunjukkan bahwa perubahan bisa datang cepat, dan dua tim di Super Bowl musim lalu sama-sama gagal ke playoff pada musim sebelumnya.

Karena itu, sejumlah tim yang baru saja terpuruk tetap menarik untuk diikuti. Lions misalnya, masuk percakapan karena finis 9-8 dan absen dari playoff meski sebelumnya sempat tampil di NFC Championship Game dan menjadi unggulan nomor 1 NFC dalam dua musim sebelumnya.

Detroit juga memiliki jadwal ketujuh termudah berdasarkan rekor lawan 2025, sehingga masih terlihat sebagai tim yang punya jalur untuk kembali menjadi kontender. Saints pun mendapat sinyal positif setelah offseason yang dianggap baik, rasa optimistis terhadap Kellen Moore dan Tyler Shough, serta jadwal kedua termudah menurut rekor lawan-lawan 2026 mereka.

Falcons dan Colts juga berada dekat titik naik, masing-masing dengan jadwal keempat dan kelima termudah. Ravens masih membawa Lamar Jackson dan menghadapi jadwal kesembilan termudah, sehingga peta persaingan 2026 tetap terbuka lebar bagi tim yang nyaris lolos untuk kembali masuk ke pertarungan.

Source: www.espn.com
Exit mobile version