Celana pria sering terlihat bagus saat masih di gantungan, tetapi hasilnya bisa sangat berbeda begitu dipakai. Perbedaan itu biasanya muncul karena potongan, warna, bahan, dan ukuran belum benar-benar menyesuaikan bentuk tubuh.
Karena itu, memilih celana tidak cukup hanya mengikuti model yang sedang populer. Saat siluet tubuh diperhitungkan sejak awal, tampilan kaki bisa terlihat lebih pas, lebih rapi, dan lebih seimbang.
Mulai dari siluet tubuh, bukan dari model yang sedang ramai
Bentuk kaki dan proporsi tubuh menjadi dasar paling penting sebelum membeli celana. Celana yang terlalu kecil cenderung terasa tidak nyaman dan justru terlihat memaksa saat dipakai.
Ukuran yang lebih aman adalah yang benar-benar sesuai tubuh, bukan sekadar label small, medium, large, atau extra large. Panjang tiap ukuran juga bisa berbeda, sehingga pengukuran tetap perlu dilakukan sebelum memutuskan membeli.
Potongan celana punya pengaruh besar pada tampilan kaki
Model potongan menentukan apakah kaki terlihat lebih seimbang atau malah tampak semakin menonjol. Untuk kaki yang cenderung kurus, potongan sedikit longgar bisa membantu memberi volume visual pada bagian bawah tubuh.
Sementara itu, untuk paha atau betis yang lebih lebar, model yang sedikit lebih lebar juga lebih membantu. Siluet seperti ini dapat menyamarkan bagian kaki agar keseluruhan tampilan terlihat lebih proporsional.
Tinggi badan juga perlu masuk pertimbangan
Pria bertubuh relatif pendek sebaiknya berhati-hati dengan celana tiga per empat. Potongan tersebut dapat memberi kesan tubuh terlihat lebih pendek dari ukuran aslinya.
Sebagai pilihan yang lebih aman, celana panjang dengan model skinny bisa membantu kaki tampak lebih jenjang. Garis tubuh pun terlihat lebih panjang dan rapi saat dipadukan dengan atasan yang tepat.
Warna celana ikut menentukan kesan akhir
Warna gelap seperti hitam, biru tua, dan abu-abu tua cocok untuk postur tubuh yang relatif lebar. Pilihan warna ini membantu memberi kesan tubuh tampak lebih ramping.
Sebaliknya, warna yang lebih terang lebih pas untuk postur dan kaki yang ramping. Jeans biru muda, putih, dan abu-abu muda bisa memberi kesan tampilan yang lebih ringan.
Bahan tidak boleh diabaikan saat memilih
Selain potongan dan warna, bahan juga memengaruhi kenyamanan sekaligus tampilan harian. Pilihan bahan yang tepat membuat celana terasa lebih pas untuk aktivitas sehari-hari.
Polyester blends disebut cocok untuk celana loose, sedangkan bahan wol bisa digunakan untuk celana yang longgar. Denim juga umumnya cocok untuk berbagai jenis postur tubuh, tetapi warna dan pola tetap perlu diperhatikan karena detail itu ikut memengaruhi kesan akhir.
Pada akhirnya, celana yang sesuai postur tubuh membantu menciptakan siluet yang lebih seimbang sejak awal. Setelah ukuran, potongan, warna, dan bahan sudah tepat, celana juga lebih mudah dipadukan dengan kemeja atau atasan lain agar tampilan tetap terlihat rapi.
Source: www.idntimes.com




