Casio kembali mengisi pasar dengan jam tangan retro yang harganya tetap rendah, tetapi tampilannya dibuat lebih rapi daripada kesan klasik yang biasanya terlalu ramai. Seri AQ-240E dipasarkan di Amerika Serikat dengan banderol $69.95 per model, sehingga posisinya jelas untuk pembeli yang ingin gaya vintage tanpa masuk ke kelas harga tinggi.
Yang membedakan lini ini bukan hanya harga, melainkan cara Casio mengolah desain lamanya agar terasa lebih halus. Bentuk persegi panjang yang menjadi ciri khas keluarga jam Casio lawas tetap dipertahankan, tetapi detail case dan bezel dibuat lebih lembut sehingga tampilannya tidak setajam model pendahulunya.
Tiga model, satu karakter dasar
Seri AQ-240E terdiri dari tiga varian, yaitu AQ240E-2A, AQ240E-4A, dan AQ240E-7A2. Ketiganya dijual dengan harga yang sama, sementara perbedaan utamanya ada pada warna dial dan finishing yang digunakan.
Casio memakai gelang stainless steel standar dengan pola tautan horizontal pada semua model. Penguncinya memakai clasp yang bisa disetel sendiri, jadi penyesuaian ukuran terasa lebih praktis untuk pemakaian harian.
Pilihan warna yang memberi karakter berbeda
AQ240E-2A hadir dengan dial biru muda dan sunray finish. Permukaan ini memantulkan cahaya dan memberi kesan retro yang lebih ekspresif.
AQ240E-4A memakai dial oranye pucat dengan finishing matte. Warnanya disebut menyerupai nuansa salmon pink yang lembut, sehingga tampil berbeda dari pilihan warna Casio yang lebih umum.
AQ240E-7A2 menjadi varian paling sederhana dengan dial putih matte. Opsi ini cocok untuk pengguna yang ingin tampilan bersih, klasik, dan minimalis.
Analog-digital yang tetap fungsional
Seluruh model memakai tata letak muka jam yang sama. Jarum analog menjadi penunjuk waktu utama, sementara layar digital kecil di posisi pukul enam menangani fungsi tambahannya.
Bagian digital ini tetap membawa fitur khas Casio seperti dual time, stopwatch 1/100 detik, alarm harian, hourly chime, dan kalender. Kombinasi analog-digital membuat AQ-240E tetap praktis, karena pengguna bisa membaca waktu dengan cara konvensional sekaligus memanfaatkan fungsi tambahan saat dibutuhkan.
Ringkas, ringan, dan mudah dipakai
Casio menempatkan AQ-240E sebagai jam tangan yang ringkas dan ringan. Ukurannya tercatat 40.9 x 35.8 mm dengan ketebalan 8.1 mm, lalu bobotnya hanya 51 gram.
Dimensi seperti ini membuatnya terasa jauh lebih ringan dibanding banyak model Casio lain yang bertubuh besar, terutama dari keluarga G-Shock. Karakter itu sejalan dengan arahan desainnya yang tidak berlebihan dan lebih cocok untuk penggunaan santai sehari-hari.
Material sederhana untuk menekan harga
Untuk menjaga harga tetap rendah, Casio memakai case resin berlapis krom, bukan baja solid. Kacanya juga menggunakan resin glass berbahan plastik, sehingga bobot jam tetap ringan sekaligus mempertahankan biaya produksi yang lebih terjangkau.
Ketahanan air yang dibawa juga bersifat dasar. Jam ini cukup untuk menghadapi hujan atau cuci tangan, tetapi tidak dirancang untuk berenang.
Dari sisi daya, seri AQ-240E menggunakan baterai standar SR920W. Casio menyebut masa pakainya dapat mencapai sekitar tiga tahun, jadi pengguna mendapat paket yang sederhana, ringan, dan fungsional tanpa perlu naik ke kelas harga yang lebih mahal.
Dengan kombinasi harga di bawah $70, ukuran yang ringkas, dan tampilan retro yang lebih rapi, AQ-240E punya posisi yang jelas di katalog Casio. Model ini menyasar pembeli yang ingin jam tangan bergaya klasik dengan fungsi praktis, tanpa merasa masuk ke produk yang terlihat atau terasa murahan.
Source: www.gizmochina.com