Kemenangan atas Burnley memang menambah tiga poin untuk Arsenal, tetapi sorotan utama justru mengarah ke satu masalah yang belum juga tuntas: ketajaman di depan gawang. Mikel Arteta menilai timnya kembali terlalu boros, meski permainan mereka pada babak pertama dinilai sangat baik.
Arsenal menang 1-0 di pekan ke-37 Premier League lewat gol tunggal Kai Havertz pada menit ke-36. Namun, skor tipis itu tidak membuat Arteta puas karena menurutnya The Gunners seharusnya bisa menutup laga dengan margin lebih besar.
Dominasi yang tidak berbuah banyak gol
Arteta menyebut Arsenal tampil dengan kualitas terbaik mereka pada babak pertama. Ia bahkan menilai timnya layak mencetak dua atau tiga gol dari pertandingan tersebut, tetapi peluang yang datang tidak seluruhnya berubah menjadi gol.
Baginya, persoalan utama bukan terletak pada cara Arsenal membangun serangan. Masalah muncul saat penyelesaian akhir gagal mengikuti kualitas permainan yang sudah mereka tunjukkan sejak menit awal.
“Saya tahu ini akan jadi laga yang berat. Saya pikir pada babak pertama kami memainkan sepak bola terbaik kami musim ini, kami hanya kurang beruntung untuk tidak mencetak dua atau tiga gol,” kata Arteta.
Pola lama yang kembali terlihat
Kekecewaan Arteta bukan hanya soal satu pertandingan. Ia melihat inefisiensi di depan gawang sebagai masalah yang terus berulang sepanjang musim dan perlu segera dihentikan.
Menurutnya, Arsenal tidak bisa terus membiarkan peluang besar terbuang jika ingin menjaga hasil tetap konsisten. Ia menekankan pentingnya efisiensi dalam memanfaatkan setiap momen dan tidak memberi ruang kepada lawan untuk bertahan nyaman.
“Itu adalah kisah kami musim ini, kami tidak bisa terus melakukannya. Kami harus memastikan kami sangat efisien dalam memaksimalkan setiap momen, tidak memberi apa pun kepada lawan, dan meraih tiga poin,” ujarnya.
Masih ada hal positif dari performa tim
Meski kecewa dengan hasil akhirnya, Arteta tetap memberi apresiasi kepada para pemainnya. Ia menilai sikap tim di lapangan terlihat jelas, terutama lewat kerja keras saat bertahan dan cara mereka saling membantu sepanjang pertandingan.
Arteta juga menyoroti kontribusi para pelatih yang bekerja keras untuk menjaga performa tim. Menurutnya, semangat, disiplin, dan komitmen para pemain tetap tampil fenomenal meski Arsenal hanya menang tipis.
“Saya pikir hasrat setiap pemain di lapangan diperlihatkan lewat kinerja bertahan mereka, sikap mereka, cara mereka bekerja untuk satu sama lain begitu fenomenal. Para pelatih juga bekerja keras dan kami tahu pentingnya hal itu,” kata Arteta.
Peringatan bagi Arsenal ke depan
Hasil melawan Burnley memberi Arsenal kemenangan, tetapi juga meninggalkan catatan yang sulit diabaikan. Di laga seperti itu, penguasaan permainan dan tekanan tinggi tidak cukup jika peluang bersih tidak dimaksimalkan.
Arteta melihat efektivitas sebagai pembeda penting dalam persaingan Premier League yang ketat. Jika masalah yang sama terus muncul, dominasi Arsenal akan tetap terasa kurang lengkap karena hasil akhirnya terlalu sering bergantung pada margin sempit.
Source: www.medcom.id