Bupati Kuningan Awasi Kedisiplinan ASN Di Hari Pertama Kerja, Layanan Publik Langsung Diuji

Kembali dari libur panjang, perhatian pemerintah daerah Kuningan langsung tertuju pada satu hal: apakah aparatur benar-benar siap masuk ritme kerja dan menjaga layanan tetap berjalan. Karena itu, inspeksi mendadak digelar sejak hari pertama kerja usai Idul Adha untuk melihat disiplin ASN sekaligus kualitas pelayanan di kantor-kantor pemerintah.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar turun langsung bersama wakil bupati dan sekda dalam Gerakan Disiplin Daerah atau GDD pada Jumat, 29 Mei 2026. Sejumlah organisasi perangkat daerah menjadi lokasi pemantauan, mulai dari Sekretariat Daerah, Bappeda, Inspektorat, DPMPTSP, hingga Dinas Kesehatan.

Dalam peninjauan itu, fokus utama diarahkan pada absensi ASN, aktivitas pelayanan kantor, serta kesiapan pegawai melayani masyarakat. Langkah ini menunjukkan bahwa hari pertama kerja setelah libur bukan sekadar soal hadir di kantor, melainkan juga memastikan birokrasi kembali bergerak normal tanpa hambatan.

Di lapangan, pengawasan tidak berhenti pada pengecekan administrasi pegawai. Bupati juga melihat langsung bagaimana layanan diberikan kepada warga, terutama di kantor yang berhubungan dengan urusan publik.

Saat berada di DPMPTSP, Dian sempat berdialog dengan warga yang sedang mengurus administrasi. Seorang warga asal Cigintung menyampaikan kepuasannya atas pelayanan yang diterima dan menyebut prosesnya cepat serta ramah.

Respons seperti itu menjadi catatan penting di tengah upaya menjaga ritme kerja usai cuti bersama. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa masyarakat tetap mendapat layanan yang optimal meski baru memasuki hari kerja pertama setelah libur hari besar keagamaan.

Bagi pemerintah daerah, disiplin ASN tidak hanya dipandang sebagai kewajiban internal, tetapi juga sebagai dasar layanan publik yang dipercaya warga. Dian menegaskan bahwa setelah libur Idul Adha, ASN harus kembali fokus menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa disiplin dan tanggung jawab harus terus dijaga dalam keseharian kerja aparatur. Pesan itu memperlihatkan bahwa pengawasan yang dilakukan bukan semata untuk mengecek kehadiran, tetapi juga untuk menegaskan standar kerja yang diharapkan dari birokrasi daerah.

Kehadiran bupati, wakil bupati, dan sekda dalam sidak tersebut memperlihatkan bahwa disiplin ASN tetap menjadi perhatian utama di awal masuk kerja. Pemantauan semacam ini dipakai untuk memastikan pegawai hadir, pelayanan siap, dan tugas pemerintahan kembali berjalan sebagaimana mestinya.

Source: radarkuningan.disway.id

Baca Juga

Back to top button