Bullish Makin Mengakar Di Layanan Institusional, RLUSD Dan Mezo Prime Ubah Arah Utilitas Bitcoin

Bullish sedang mendapat perhatian karena strateginya tidak lagi berhenti pada aktivitas bursa kripto biasa. Perusahaan ini mulai membangun posisi sebagai penghubung antara agunan, kustodian, dan imbal hasil, terutama lewat dukungan untuk opsi Bitcoin berbasis stablecoin dan produk yield yang dijalankan dengan dukungan kustodian.

Langkah paling menonjol datang dari keputusan Bullish menjadi bursa teregulasi pertama di Amerika Serikat yang mendukung perdagangan opsi BTC dengan RLUSD milik Ripple sebagai agunan. Pada saat yang sama, Bullish juga tercatat sebagai partisipan institusional pertama dalam platform imbal hasil Bitcoin Mezo Prime yang didukung kustodian.

Dua langkah itu menunjukkan bahwa kebutuhan institusi terhadap aset digital mulai bergeser ke format yang lebih terstruktur. Bagi pelaku besar yang tetap ingin memegang eksposur kripto, model seperti agunan stablecoin teregulasi dan produk imbal hasil berbasis custody menawarkan pendekatan yang lebih selaras dengan manajemen risiko.

Keterlibatan awal Bullish di Mezo Prime juga memberi sinyal lain, yaitu adanya minat pada cara pemegang aset besar mengelola treasury berbasis Bitcoin. Dari sini, posisi NYSE:BLSH makin terlihat terkait dengan penggunaan kripto oleh institusi, bukan sekadar tempat jual beli aset digital.

Di pasar saham, Bullish diperdagangkan di level $39.32. Posisi itu berada sekitar 14% di bawah target konsensus analis sebesar $45.90, meski model fair value berbasis DCF masih belum memberi sinyal yang tegas sehingga status undervalue atau overvalue belum terlihat jelas.

Dalam jangka pendek, pergerakan saham perusahaan justru menunjukkan momentum yang lebih kuat. Return 30 hari Bullish tercatat 12.12%, menandakan harga saham menguat dalam periode dekat.

Dari sisi keuangan, Bullish memiliki basis pendapatan $237.24 juta. Namun, perusahaan juga mencatat rugi bersih $764.68 juta dan memiliki P/E 206.95 pada laba ke depan, sehingga upaya monetisasi dari produk baru masih menjadi tantangan utama.

Fokus pada RLUSD, opsi BTC, dan Mezo Prime membuat arah bisnis Bullish semakin spesifik ke infrastruktur pasar aset digital untuk institusi. Ke depan, volume perdagangan opsi, aset yang dikelola di Mezo, dan dampaknya terhadap profitabilitas akan menjadi indikator penting untuk melihat seberapa kuat strategi ini bertahan.

Baca Juga

Back to top button