Bukan Sekadar Buat Kota, Indomobil Tyranno Siapkan Touring Listrik Hingga 100 Km Sekali Cas

Indomobil Tyranno tidak sekadar hadir sebagai motor listrik untuk perjalanan singkat di dalam kota. Model ini langsung diposisikan sebagai kendaraan multipurpose yang ditujukan untuk touring dan adventure, termasuk saat harus melewati rute yang tidak selalu mulus.

Arah pengembangan seperti itu membuat Tyranno menarik untuk dilihat dari sisi fungsinya, bukan hanya dari sisi efisiensi. Klaim jarak tempuh hingga 100 km sekali isi penuh dan kecepatan maksimal 80 km/jam memberi gambaran bahwa motor ini memang disiapkan untuk kebutuhan yang lebih luas.

Siap Dipakai untuk Rute yang Lebih Panjang

Dengan jarak tempuh 100 km, Tyranno masuk ke kategori motor listrik yang lebih layak dipertimbangkan untuk touring antarkota. Top speed 80 km/jam juga memberi ruang bagi pengendara untuk menjaga ritme perjalanan di jalur yang lebih beragam.

Kombinasi ini penting karena motor listrik untuk perjalanan jauh biasanya dituntut punya dua modal utama sekaligus. Jarak tempuh harus cukup, sementara kecepatan puncak juga perlu memadai agar penggunaan di luar rute perkotaan tetap terasa relevan.

Tenaga dan Baterai Jadi Penopang

Di balik konsep serbagunanya, Tyranno dibekali daya sekitar 3000 watt hingga 4000 watt. Angka itu dipadukan dengan torsi instan besar di kisaran 170 Nm hingga 180 Nm.

Karakter tersebut membuat motor ini terlihat siap menghadapi penggunaan yang lebih berat. Tyranno juga menggunakan baterai Lithium yang sudah dimodifikasi dengan kapasitas 2,45 kWh, serta mendapat garansi baterai hingga 3 tahun.

Fitur Berkendara untuk Berbagai Kondisi

Indomobil menambahkan tiga mode berkendara pada Tyranno, yaitu Eco, Comfort, dan Sport. Masing-masing mode memberi karakter berbeda, mulai dari efisiensi, kenyamanan, hingga respons yang lebih agresif.

Selain itu, tersedia Reverse Mode dan Push Assist Mode untuk membantu manuver dalam kondisi tertentu. Kedua fitur ini berguna saat motor membutuhkan dorongan ekstra dalam pergerakan, terutama ketika situasi berkendara tidak ideal.

Dibuat untuk Medan yang Tidak Selalu Halus

Dari sisi kaki-kaki, Tyranno memakai Suspensi Telescopic Fork dan Dual Shock. Ban depan dan belakang juga menggunakan tipe All Terrain, sehingga mendukung karakter motor yang ingin menjangkau lebih banyak jenis jalan.

Sistem pengeremannya mengandalkan Combi Brake System atau CBS. Susunan ini menunjukkan bahwa aspek kontrol dan rasa aman tetap menjadi bagian penting dalam rancangan Tyranno.

Dimensi yang Mendukung Kenyamanan Touring

Untuk kebutuhan perjalanan yang lebih panjang, ukuran motor juga ikut diperhatikan. Tinggi jok Tyranno berada di 755 mm, sedangkan wheelbase mencapai 1.350 mm.

Dimensi tersebut memberi kesan posisi berkendara yang mendukung penggunaan multipurpose. Pada motor listrik bergaya adventure, faktor ergonomi seperti ini penting karena kenyamanan pengendara akan sangat terasa saat motor dipakai dalam durasi panjang.

Dengan bekal jarak tempuh 100 km, top speed 80 km/jam, torsi besar, serta fitur bantu untuk berbagai kondisi jalan, Indomobil Tyranno tampil sebagai motor listrik yang mencoba menjembatani kebutuhan harian dan touring. Model ini menunjukkan bahwa motor listrik tidak lagi hanya soal efisiensi, tetapi juga soal kesiapan menghadapi medan yang lebih beragam.

Baca Juga

Back to top button