Ekspansi ekspor PT Multi Bintang Indonesia Tbk kini tidak lagi hanya bertumpu pada Bintang Pilsener. Perusahaan mulai membawa Bintang Radler ke Australia setelah uji pasar terbatas pada Desember 2025 mendapat respons positif dari konsumen setempat.
Langkah itu memperlihatkan arah baru dalam portofolio Bintang di pasar internasional. Australia dipilih karena merek Bintang sudah punya basis penggemar yang terbentuk, terutama dari konsumen yang pernah berkunjung ke Indonesia.
Dari uji pasar ke jalur distribusi yang lebih luas
Bintang Radler hadir dengan karakter rasa lemon segar dan sentuhan tropis khas Indonesia. Varian ini dinilai cocok dengan gaya hidup modern masyarakat Australia yang mencari minuman ringan dan menyegarkan.
Saat ini, produk tersebut sudah tersedia di ratusan gerai Liquorland. Jangkauan itu akan bertambah ketika Bintang Radler masuk ke jaringan nasional Dan Murphy’s dan BWS mulai Agustus 2026.
Perluasan distribusi ini menandai pijakan baru bagi Multi Bintang Indonesia di pasar Australia. Respons awal dari uji pasar menjadi dasar penting untuk membawa produk itu lebih jauh ke konsumen setempat.
Perubahan strategi portofolio perusahaan
Presiden Direktur PT Multi Bintang Indonesia Tbk Roland Bala menyebut ekspor Bintang Radler sebagai bagian dari evolusi portofolio perusahaan. Menurut dia, langkah ini menunjukkan pergeseran dari dominasi Pilsener menuju ragam produk yang lebih luas untuk pasar internasional.
Roland juga menyoroti kedekatan merek Bintang dengan konsumen Australia. Kedekatan itu dinilai menjadi modal penting karena banyak penggemar Bintang di sana mengenal merek tersebut dari pengalaman mereka di Indonesia.
Dengan pijakan itu, Bintang Radler diposisikan sebagai varian yang lebih segar untuk memperluas daya tarik merek. Perusahaan melihat pasar Australia sebagai sasaran yang sejalan dengan karakter produk tersebut.
Dukungan industri dan dampak ekspor
Pelepasan ekspor Bintang Radler digelar di area pabrik bir Bintang, Jalan Daan Mogot, Tangerang. Acara itu turut dihadiri Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Merrijantj Punguan Pintaria.
Merrijantj menilai ekspor tersebut mencerminkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Kehadiran merek nasional di luar negeri juga dipandang memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang Indriya Karyadi memberi perhatian pada arti ekspor bagi ekonomi nasional. Ia menilai langkah Multi Bintang Indonesia memberi kontribusi positif bagi perdagangan luar negeri dan rantai perdagangan global.
Jejak ekspor yang terus berkembang
Australia bukan pasar luar negeri pertama bagi Multi Bintang Indonesia. Sebelumnya, perusahaan ini sudah mengekspor produknya ke Belanda, Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, dan Timor Leste.
Perusahaan yang telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama 95 tahun itu ingin terus memperkenalkan portofolio bir ikonik Indonesia ke pasar dunia. Ekspor Radler ke Australia menjadi bagian dari upaya memperkuat citra merek Bintang sekaligus mendorong pertumbuhan ekspor produk olahan minuman asal Indonesia.
Source: www.medcom.id




