Kemenangan Manchester United atas Brentford di Old Trafford bukan hanya menambah tiga poin, tetapi juga menampilkan dua catatan individu yang sulit diabaikan. Bruno Fernandes kembali menyamai level kontribusi Cristiano Ronaldo, sementara Casemiro menghasilkan statistik bertahan yang sangat jarang terlihat di Liga Inggris.
United menutup laga pekan ke-34 Liga Inggris itu dengan skor 2-1 dan tetap bertahan di posisi ketiga klasemen sementara. Tambahan hasil tersebut membawa Setan Merah mengoleksi 61 poin dari 34 pertandingan, sekaligus menjaga peluang penting mereka dalam persaingan menuju kompetisi Eropa.
Fernandes terus jadi pusat permainan United
Bruno Fernandes kembali menunjukkan bahwa perannya di Manchester United tidak hanya sebatas pengatur tempo. Gelandang asal Portugal itu membukukan gol atau assist dalam tujuh laga beruntun di Premier League, sebuah rangkaian yang menegaskan betapa konsistennya ia sepanjang musim.
Menurut data Opta, Fernandes menjadi pemain Manchester United pertama yang mampu mencatat keterlibatan gol dalam tujuh penampilan berturut-turut di kompetisi ini. Dalam sejarah klub di Premier League, catatan seperti itu terakhir kali dibuat oleh Robin van Persie yang menorehkan rangkaian serupa dalam 10 laga beruntun pada periode November 2012 hingga Januari 2013.
Kontribusi Fernandes juga membuat namanya sejajar dengan Cristiano Ronaldo dalam daftar keterlibatan gol di Premier League bersama Manchester United. Fernandes kini sudah memiliki 140 kontribusi gol, dengan rincian 70 gol dan 70 assist.
Angka itu setara dengan total milik Ronaldo saat membela United di liga yang sama. Bedanya, Ronaldo mencatat 103 gol dan 37 assist, sedangkan Fernandes tampil lebih seimbang karena membagi kontribusinya secara merata antara mencetak gol dan memberi assist.
Casemiro tunjukkan sisi lain yang tak kalah penting
Jika Fernandes menjadi sorotan dari lini serang, Casemiro justru mencuri perhatian lewat ketajamannya dalam bertahan. Gelandang Brasil itu mencatat 11 tekel dalam satu pertandingan, jumlah yang sangat langka dalam rekam jejaknya di lima liga top Eropa.
Selama 331 penampilan di lima liga elite Eropa, Casemiro hanya sekali melampaui angka tersebut. Rekor pribadinya terjadi saat masih berseragam Real Madrid ketika menghadapi Real Sociedad pada Januari 2017, laga yang kala itu menghasilkan 12 tekel.
Kinerja Casemiro tidak berhenti pada jumlah tekel. Ia juga mencatat 16 kemenangan duel dan 9 sapuan dalam pertandingan yang sama, kombinasi statistik yang menunjukkan betapa besar perannya saat Brentford berusaha menekan.
Opta bahkan menyebut Casemiro sebagai satu-satunya pemain dalam 20 musim terakhir Liga Inggris yang mampu menuntaskan satu laga dengan 11 tekel, 16 kemenangan duel, dan 9 sapuan. Data tersebut menegaskan bahwa kontribusinya bukan sekadar keras dalam menjaga area tengah, tetapi juga efektif dalam memutus serangan lawan.
Hasil yang menunjukkan keseimbangan United
Laga ini memberi gambaran yang cukup jelas tentang alasan Manchester United bisa mempertahankan keunggulan mereka di papan atas. Fernandes memberi kualitas pada fase menyerang, sementara Casemiro menjaga tim tetap stabil ketika Brentford mencoba mencari celah.
Brentford sendiri harus puas tertahan di peringkat kesembilan dengan 48 poin. Bagi United, kemenangan ini menjadi lebih berarti karena datang bersama dua capaian individu yang mencerminkan kekuatan tim di dua sisi berbeda lapangan.
Source: www.medcom.id




