Sorotan publik terhadap keluarga Beckham memang belum bergeser jauh dari satu hal: hubungan yang tampak masih beku antara David Beckham, Victoria Beckham, dan putra sulung mereka, Brooklyn Beckham. Di tengah jadwal besar yang menanti pada FIFA World Cup pada Juni mendatang, harapan akan suasana keluarga yang kembali hangat justru terlihat makin jauh.
Situasi ini membuat keluarga Beckham kembali menjadi bahan pembicaraan, meski masing-masing pihak terus menjalani kehidupan mereka sendiri. Victoria tetap mendapat perhatian besar lewat pencapaiannya di dunia mode, sementara kabar tentang renggangnya relasi dengan Brooklyn terus bertahan di ruang publik.
Komunikasi yang disebut sangat terbatas
Laporan Page Six menyebut hubungan komunikasi Brooklyn dengan orang tuanya masih sangat minim. Sumber internal bahkan menyebut David dan Victoria hampir tidak berkomunikasi dengan Brooklyn selama sekitar satu tahun terakhir.
Brooklyn dan istrinya, Nicola Peltz-Beckham, juga dikabarkan jarang ikut dalam aktivitas keluarga di London maupun New York. Dalam keseharian, Brooklyn justru disebut lebih banyak menetap di Los Angeles dan kerap membagikan konten memasak melalui media sosial.
Pernyataan terbuka yang memperlebar jarak
Jarak itu semakin terlihat setelah Brooklyn melontarkan kritik terbuka di media sosial pada Januari lalu. Ia menyebut orang tuanya lebih menempatkan Beckham sebagai merek daripada hubungan keluarga yang nyata.
Dalam unggahannya, Brooklyn menulis, “Saya tidak ingin berdamai. Saya tidak sedang dikendalikan, saya hanya membela diri untuk pertama kalinya dalam hidup saya.” Pernyataan tersebut dinilai membuat peluang rekonsiliasi dalam waktu dekat semakin kecil.
Sejumlah sumber juga mengaitkan Nicola dengan kerenggangan itu. Namun ada pula pandangan lain yang menilai keputusan menjaga jarak justru datang dari Brooklyn sendiri.
Masalah lama yang belum benar-benar selesai
Perselisihan keluarga Beckham disebut bukan persoalan baru. Konflik itu dikabarkan sudah muncul sebelum pernikahan Brooklyn dan Nicola pada April 2022, dengan salah satu pemicunya disebut berawal dari batalnya Victoria merancang gaun pengantin Nicola.
Selain itu, ada pula isu lain yang ikut menambah ketegangan, termasuk soal momen dansa pertama di pesta pernikahan dan tudingan Brooklyn mengenai campur tangan keluarga dalam hubungan pribadinya. Rangkaian persoalan ini membuat hubungan mereka terus berada dalam kondisi rapuh hingga sekarang.
Victoria dan David masih memberi ruang
Di tengah kabar yang berkembang, Victoria Beckham tetap menegaskan bahwa anak-anak menjadi prioritas utama dalam keluarganya. Dalam wawancara di acara Today with Jenna & Sheinelle, ia mengatakan keluarga selalu berusaha melindungi anak-anak dari kegaduhan publik.
“Kami selalu mengutamakan anak-anak kami. Kami sangat menyayangi anak-anak kami dan selalu fokus untuk melindungi anak-anak kami,” ujar Victoria. Pernyataan itu menunjukkan bahwa pintu untuk menjaga ikatan keluarga belum sepenuhnya tertutup.
Sumber dekat keluarga juga menyebut David dan Victoria belum menutup kemungkinan untuk berdamai. Meski begitu, dengan komunikasi yang tetap dingin dan persoalan lama yang belum menemukan titik temu, harapan berkumpulnya keluarga Beckham dalam suasana damai menjelang Piala Dunia masih terlihat tipis.
Perhatian publik masih mengarah ke Beckham
Kondisi ini membuat keluarga Beckham tetap berada di bawah pengawasan publik, meski fokus hidup mereka kini tampak berjalan ke arah yang berbeda. Victoria terus mendapat sorotan positif dari dunia mode, sementara Brooklyn terlihat memilih jalur yang lebih jauh dari pusat aktivitas keluarga inti.
Perbedaan arah itu ikut menegaskan betapa lebar jarak yang terbentuk saat ini. Selama komunikasi belum pulih dan konflik lama belum mereda, isu retaknya keluarga Beckham tampaknya masih akan terus menjadi perhatian di tengah sorotan publik.
Source: www.beritasatu.com