Sembilan gol tercipta di Stade de la Meinau, namun Strasbourg yang pulang dengan senyum lebar setelah menaklukkan Monaco 5-4. Laga penutup musim Ligue 1 itu berjalan liar, dan Martial Godo muncul sebagai sosok yang paling menentukan di tengah duel yang terus berubah arah.
Kemenangan ini juga menegaskan betapa tipisnya selisih kedua tim di papan tengah atas. Strasbourg finis di posisi kedelapan dengan 53 poin dari 34 pertandingan, sedangkan Monaco ada tepat satu tingkat di atasnya dengan 54 poin dari jumlah laga yang sama.
Strasbourg sempat menghadapi tekanan, tetapi tim asuhan Patrick Vieira tetap menjaga agresivitas dalam menyerang. Mereka mampu memanfaatkan momen penting untuk membalikkan keadaan dan memaksimalkan peluang yang datang di pertandingan terbuka itu.
Godo menjadi titik balik sejak babak pertama. Ia menyamakan skor pada menit ke-34 setelah menerima umpan matang Julio Enciso dari sisi kanan dalam, lalu menuntaskan peluang tersebut dengan tenang untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Setelah jeda, Godo tetap aktif mengancam pertahanan Monaco. Pada menit ke-60, ia sempat melepaskan tembakan rendah yang hanya melenceng tipis dari sasaran.
Tekanan Godo berlanjut hingga menit ke-71 ketika ia sempat membobol gawang lawan. Namun, gol itu dianulir karena offside dan Strasbourg harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan momen penentu.
Momen itu akhirnya datang pada menit ke-84. Diego Moreira mengirim umpan tarik yang diselesaikan Godo dengan tendangan kaki kanan mendatar ke pojok kanan bawah gawang, sekaligus membawa Strasbourg unggul 5-4 dan memastikan kemenangan dramatis di depan pendukungnya.
Selain dua golnya, kontribusi Godo juga terlihat dari catatan statistik pertandingan. Ia mencatat tiga tembakan dengan dua tepat sasaran, tiga dribel sukses, dan enam kali merebut penguasaan bola.
Duel ini sejak awal memang berlangsung sangat terbuka. Kedua tim saling membalas serangan, sementara pertahanan di masing-masing sisi terlihat longgar sehingga peluang tercipta berkali-kali.
Skor akhir 5-4 menjadi cerminan dari jalannya pertandingan yang rapat dan penuh momentum yang berganti cepat. Strasbourg menutup musim dengan hasil yang kuat, sementara Monaco pulang tanpa poin meski juga tampil produktif dalam mencetak gol.
Source: mediaindonesia.com




