Pasar ponsel ringkas kembali mendapat perhatian lewat Vivo X300 FE. Perangkat ini menarik karena ukuran bodinya kecil, tetapi isi mesinnya justru mengarah ke kelas flagship.
Vivo tidak hanya mengandalkan desain minimalis pada model ini. Di dalamnya, ada Snapdragon 8 Gen 5, layar AMOLED LTPO 120Hz, kamera ZEISS, dan baterai 6.500 mAh dengan pengisian cepat 90W.
Ukuran kecil, rasa premium
X300 FE hadir dengan dimensi sekitar 150,8 x 71,8 x 8 mm dan bobot 191 gram. Ukuran tersebut membuatnya lebih nyaman dipakai dengan satu tangan dibanding banyak ponsel flagship yang cenderung besar.
Kesan premium juga dibangun lewat material yang dipakai. Vivo menggunakan frame aluminium dan panel belakang kaca, lalu menawarkannya dalam pilihan Noir Black, Urban Olive, dan Lilac Purple.
Untuk ketahanan, ponsel ini membawa sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya, perangkat ini tahan debu serta semprotan air bertekanan tinggi, dua fitur yang biasanya lebih sering ditemukan pada smartphone kelas atas.
Layar compact dengan tampilan tajam
Di bagian depan, Vivo menempatkan panel AMOLED LTPO 6,31 inci dengan resolusi 2640 x 1216 piksel. Layar ini mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz, sehingga pergerakan animasi terasa lebih mulus saat dipakai untuk hiburan maupun media sosial.
Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 5.000 nits. Dukungan HDR10+ juga membantu pengalaman menonton video dan streaming tetap nyaman, termasuk saat digunakan di luar ruangan.
Performa kelas atas dalam bodi ringkas
Sektor performa menjadi salah satu daya tarik utama X300 FE. Vivo memasangkan Snapdragon 8 Gen 5 bersama RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 untuk menopang aktivitas berat.
Kombinasi itu membuat ponsel ini diarahkan untuk multitasking, editing video, dan game berat seperti Genshin Impact maupun Call of Duty Mobile. Vivo juga menjanjikan pembaruan Android hingga lima generasi dan pembaruan keamanan selama tujuh tahun.
Kamera ZEISS jadi sorotan
Bagian kamera menjadi pembeda penting di ponsel ini. Vivo menggandeng ZEISS untuk sistem fotografi X300 FE, dengan susunan kamera utama 50 MP Sony, kamera ultrawide 8 MP, dan kamera telefoto 50 MP yang dilengkapi optical zoom serta OIS.
Di sisi depan, tersedia kamera selfie 50 MP. Susunan ini ditujukan untuk menghasilkan foto portrait yang tajam, detail, dan memiliki warna natural khas pemrosesan gambar ZEISS.
Kehadiran kamera telefoto 50 MP menjadi nilai lebih yang jarang ditemui di kelas ponsel compact. Untuk perekaman video, perangkat ini mendukung hingga 8K dan 4K 120fps.
Baterai besar dan pengisian lengkap
Walau bodinya ringkas, X300 FE membawa baterai 6.500 mAh. Vivo menyebut kapasitas ini cukup untuk penggunaan normal hingga dua hari.
Pengisian dayanya juga dibuat lengkap. Ponsel ini mendukung fast charging 90W, wireless charging 40W, dan USB-C, sementara pengisian nirkabel disebut sebagai yang pertama hadir di lini FE Vivo.
Sudah masuk pasar global
Vivo X300 FE diperkenalkan secara global pada awal Maret 2026 dan mulai tersedia di sejumlah pasar internasional pada 4 Maret 2026. Untuk India, perangkat ini dirilis pada 6 Mei 2026 bersama Vivo X300 Ultra.
Di Indonesia, tanda kehadirannya sudah terlihat lewat sertifikasi SDPPI dengan nomor model V2537 pada Februari 2026. Hingga akhir Mei 2026, Vivo Indonesia belum mengumumkan jadwal penjualan resminya.
Untuk pasar India, harganya dipatok INR 79.999 untuk varian 12GB/256GB dan INR 89.999 untuk varian 12GB/512GB. Nilainya berada di kisaran Rp15,2 juta dan Rp17 juta, sementara harga untuk Indonesia masih belum dipastikan.
Source: yoursay.suara.com