Bodi Hanya 13,2 Mm, Power Bank Xiaomi Ini Tetap Punya 10.000mAh dan Isi Dua Perangkat Sekaligus

Xiaomi menempatkan faktor keamanan dan kendali suhu sebagai salah satu fokus utama pada power bank terbarunya. Perangkat ini dibekali proteksi terhadap pengisian berlebih, pengosongan berlebih, korsleting, panas berlebih, dan kondisi operasional abnormal.

Untuk menjaga suhu tetap stabil, Xiaomi memakai chip pengontrol suhu pintar NTC. Sistem pendinginnya juga diperkuat material penghantar panas graphene dan silikon termal konduktif.

Di sisi ketahanan, sel baterai power bank ini diklaim sudah melewati pengujian ekstrem. Pengujiannya mencakup tusukan jarum, penyimpanan pada suhu tinggi, dan kompresi tekanan tinggi, tanpa memicu kebakaran atau ledakan.

Produk yang dimaksud adalah Jinshajiang Ultra-Thin Magnetic Power Bank 10000 45W. Xiaomi sudah membuka pre-order di Tiongkok dengan harga 369 yuan atau sekitar US$54.

Desain tipis untuk mobilitas harian

Salah satu daya tarik terbesarnya ada pada bentuk bodi yang sangat ramping. Xiaomi mencatat ketebalannya hanya 13,2 mm dengan bobot sekitar 195 gram, sehingga perangkat ini tetap mudah dibawa dalam tas atau saku kecil.

Dimensi fisiknya adalah 102 x 70,5 x 13,2 mm. Xiaomi juga memakai dua sel baterai 5.000mAh untuk menghasilkan kapasitas total 10.000mAh tanpa membuat bodinya terasa besar.

Agar profil perangkat tetap tipis, Xiaomi mengandalkan teknologi baterai anoda silikon-karbon GSR terbaru. Perusahaan mengklaim teknologi itu mampu mencapai kepadatan energi hingga 840Wh/L dengan kandungan silikon 16 persen.

Dua perangkat bisa diisi sekaligus

Selain ringkas, power bank ini juga menawarkan fleksibilitas pengisian yang cukup tinggi. Xiaomi menyertakan wireless charging magnetik hingga 20W untuk smartphone Xiaomi dan iPhone yang kompatibel dengan pengisian magnetik.

Untuk pengisian lewat kabel, output yang tersedia mencapai 45W. Perangkat ini juga mendukung beberapa mode fast charging lain, termasuk 40W, 30W, dan 27W.

Xiaomi memberi opsi untuk mengisi dua perangkat sekaligus melalui kombinasi kabel dan nirkabel. Fitur ini memudahkan pengguna yang ingin menyalakan dua perangkat tanpa perlu bergantian.

Isi ulang dan pemantauan baterai

Saat perlu diisi ulang, power bank ini mendukung input hingga 30W. Xiaomi juga menyertakan dukungan protokol QC dan PD agar kompatibel dengan banyak charger yang umum dipakai.

Selain itu, ada fitur pemantauan kesehatan baterai yang bisa diakses lewat komputer. Pengguna dapat melihat status baterai, data kesehatan sel, informasi keterlacakan, hingga catatan anomali sistem.

Kehadiran perangkat ini memperlihatkan arah Xiaomi yang ingin menggabungkan desain premium, daya besar, dan fitur praktis dalam satu aksesori. Dengan kapasitas 10.000mAh, pengisian magnetik 20W, pengisian kabel 45W, dan bodi yang sangat tipis, produk ini diposisikan untuk pengguna yang membutuhkan power bank ringkas tetapi tetap bertenaga.

Baca Juga

Back to top button