Bocoran terbaru tentang iPhone Ultra lipat justru memunculkan perhatian besar pada dua hal sekaligus: warna putihnya dan bentuk bodinya yang tidak biasa. Unit dummy yang beredar memperlihatkan desain yang melengkung dengan modul kamera yang tampak aneh, sehingga arah desain perangkat ini ikut menjadi bahan pembicaraan.
Dari tampilan awal itu, kesan yang muncul bukan perangkat final yang rapi, melainkan prototipe yang masih dalam tahap pengujian konsep. Karena itulah, detail yang paling menarik bukan sekadar warna putih, tetapi juga bagaimana Apple tampaknya sedang mencoba bentuk punggung yang lebih membulat untuk ponsel lipat pertamanya.
Modul kamera jadi sorotan utama
Bagian belakang unit dummy menampilkan tonjolan kamera bergaya iPhone Air yang terlihat seperti ditempel di bodi. Secara visual, elemen itu tampak kasar dan belum memberi kesan produk siap jual.
Kualitas replika yang rendah membuat bentuk tersebut kecil kemungkinan dipertahankan pada versi akhir. Meski begitu, wujud dummy ini tetap memberi petunjuk tentang arah desain yang sedang diuji Apple untuk perangkat lipatnya.
Warna putih mengarah pada pilihan yang lebih aman
Bocoran itu juga memperlihatkan pendekatan warna yang cenderung konservatif. Varian putih yang terlihat disebut sebagai salah satu dari dua warna yang diharapkan untuk model ini.
Pilihan lain yang disebut adalah skema space gray atau hitam dan silver atau putih. Pola warna tersebut menunjukkan bahwa Apple tampaknya tidak langsung memilih warna mencolok untuk generasi awal iPhone lipat.
Pendekatan seperti ini memberi sinyal bahwa perusahaan ingin membangun kesan elegan dan serius sejak awal. Jika bocoran tersebut akurat, daya tarik utama iPhone Ultra akan bertumpu pada bentuk bodi, material, dan tampilan minimalisnya.
Spesifikasi yang sudah mulai terbaca
Selain desain luar, sejumlah detail spesifikasi perangkat ini juga mulai beredar. iPhone lipat itu dikabarkan membawa layar cover 5,5 inci dan layar utama OLED 7,8 inci.
Di bagian dapur pacu, Apple disebut menyiapkan chip A20 Pro dengan proses 2nm dari TSMC. RAM yang disiapkan disebut mencapai 12GB, sementara sistem biometrik akan mengandalkan Touch ID di sisi bodi.
Kehadiran Touch ID menjadi perhatian tersendiri karena fitur itu berarti kembali hadir di iPhone. Kombinasi ini menunjukkan pengalaman penggunaan yang berbeda dari lini iPhone modern yang selama ini mengandalkan Face ID.
Material premium dan harga tinggi
Struktur bodi ponsel ini dikabarkan memakai rangka titanium dan aluminium. Engselnya juga disebut membawa desain “crease-free” untuk mengurangi garis lipatan pada layar utama.
Di sisi harga, perangkat tersebut diperkirakan akan dijual mulai $2,000 atau lebih. Banderol itu menempatkan iPhone lipat sebagai produk ultra-premium, sejalan dengan material dan spesifikasi yang disebut akan digunakan.
Apple disebut masih mempersiapkan peluncuran model finalnya bersama iPhone 18 Pro pada September. Namun, kemunculan dummy ini sudah cukup untuk mengalihkan perhatian ke perangkat lipat pertama Apple.
Untuk saat ini, gambar yang beredar masih perlu dibaca hati-hati karena belum menunjukkan unit final. Meski begitu, bocoran tersebut sudah cukup kuat untuk menggambarkan arah desain Apple yang menyiapkan bodi melengkung, kamera yang menonjol, dan pilihan warna yang aman untuk debut pertamanya.
Source: www.notebookcheck.net