Bitcoin Kembali Terkunci Tekanan Risiko, Pelemahan Pagi Ini Belum Menemukan Titik Balik

Pergerakan bitcoin pada awal perdagangan Kamis pagi, 28 Mei 2026, menunjukkan betapa cepat pasar kripto bereaksi terhadap gejolak geopolitik. Aset digital terbesar itu langsung melemah saat investor memilih menahan diri di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Pada pembukaan, bitcoin berada di level $74,332.94, turun 2% dari pembukaan Rabu. Tak lama kemudian, harga kembali terkoreksi ke $73,285.68 pada pukul 7:18 a.m. ET.

Pelemahan tersebut terjadi ketika pasar menyoroti kabar serangan militer AS terhadap drone Iran dan sebuah lokasi peluncuran drone. Langkah itu disebut sebagai strategi defensif untuk melindungi kapal di Selat Hormuz, kawasan yang kembali menjadi pusat perhatian investor.

Ketegangan di jalur energi itu ikut menahan selera risiko pasar yang lebih luas. Investor juga belum melihat titik temu antara AS dan Iran atas proposal yang dapat membuka kembali selat tersebut.

Risiko geopolitik menekan aset berisiko

Selat Hormuz menjadi perhatian karena jalur itu penting bagi aliran minyak dan gas alam global. Jika distribusinya terganggu, kekhawatiran inflasi berpotensi bertahan lebih lama dan memaksa The Fed mempertimbangkan kenaikan suku bunga untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

Kondisi seperti itu membuat bitcoin ikut terseret bersama aset berisiko lain. Pergerakan pada pagi ini memperlihatkan bahwa pelaku pasar masih sangat peka terhadap setiap perkembangan di kawasan energi utama.

Di sisi lain, data pasar yang lebih luas menunjukkan harga bitcoin tetap bergerak sepanjang hari. CoinMarketCap mencatat bitcoin berada di level $73,532.51 pada 8:55:37 PM UTC, naik tipis $55.18 atau 0.08%.

Posisi bitcoin masih tertinggal dari periode sebelumnya

Meski ada pergerakan intraday, posisi pembukaan pagi itu belum memberi tanda pemulihan yang kuat. Harga tercatat 4% lebih rendah dari seminggu lalu, 3.9% lebih rendah dari sebulan lalu, dan 31.8% lebih rendah dari setahun lalu.

Namun, bitcoin masih jauh di atas titik terendah sepanjang sejarahnya. Rekor tertinggi aset ini berada di $126,198.07 pada 6 Oktober 2025, sedangkan titik terendahnya tercatat di $0.04865 pada 14 Juli 2010.

Perbandingan itu menunjukkan bahwa tekanan saat ini lebih banyak dipicu oleh sentimen jangka pendek daripada perubahan pada posisi historis bitcoin. Walau begitu, arah awal perdagangan tetap memberi sinyal bahwa pasar belum keluar dari fase waspada.

Minat jangka panjang tetap bergerak di tengah volatilitas

Di luar fluktuasi harian, minat terhadap kripto masih didorong oleh cara investor menilai potensi pertumbuhan jangka panjangnya. Salah satu contohnya terlihat pada kartu kredit kripto, yang bekerja seperti kartu kredit biasa tetapi mengubah hadiah belanja menjadi bitcoin atau kripto lain sesuai nilai pasar saat itu dan memasukkannya ke akun kripto yang terhubung.

Model hadiah seperti itu memberi ruang bagi nilai yang bisa bertambah seiring waktu. Saldo hadiah bitcoin senilai $100 pada akhir 2024, misalnya, bisa meningkat menjadi sekitar $114 pada awal Oktober 2025 tanpa tambahan hadiah baru selama periode tersebut.

Bagi sebagian investor, daya tarik semacam ini tetap hidup meski harga harian bergerak liar. Tetapi untuk saat ini, arah pasar masih ditentukan oleh meredanya minat risiko, kekhawatiran atas ketegangan AS-Iran, dan potensi gangguan terhadap jalur energi global.

Exit mobile version