Nama Rafael Benitez kembali masuk dalam pembicaraan soal kursi pelatih timnas Italia. Bukan hanya karena reputasinya di sepak bola Eropa, tetapi juga karena ia sudah mulai mempelajari bahasa Italia sebagai tanda kesiapan.
Sikap itu membuat peluangnya menuju Gli Azzurri terlihat semakin terbuka. Federasi sepak bola Italia memang belum mengambil keputusan resmi, namun Benitez sudah lebih dulu menunjukkan bahwa dirinya siap bila dipercaya menangani tim nasional.
Bagi Benitez, melatih timnas punya daya tarik yang berbeda dari pekerjaan di level klub. Tantangannya tidak hanya soal meracik tim, tetapi juga soal menghadapi panggung besar seperti Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa.
Ia menilai pekerjaan semacam itu menuntut persiapan yang matang dan kemampuan membangun tim secara efektif. Karena itu, saat ditanya mengenai kemungkinan menangani Italia, pelatih asal Spanyol tersebut menyatakan kesediaannya untuk menerima kesempatan itu dengan senang hati.
Latar belakang Benitez juga membuat namanya cukup kuat dalam persaingan calon pelatih. Ia bukan sosok asing bagi sepak bola Italia karena pernah menangani Inter Milan dan Napoli.
Pengalaman di Serie A itu menambah bobot penilaiannya di mata publik sepak bola Italia. Selain pernah bekerja di Italia, Benitez juga memiliki rekam jejak panjang bersama Liverpool dan Real Madrid, dua klub besar yang mempertegas statusnya sebagai pelatih berpengalaman.
Gabungan pengalaman di klub-klub elite dan pemahaman terhadap kultur sepak bola Italia membuat namanya tetap relevan dalam pembahasan. Dalam situasi ketika federasi masih menunggu langkah berikutnya, Benitez tampak menjadi salah satu kandidat yang paling siap secara mental maupun teknis.
Langkah mempelajari bahasa Italia juga memberi sinyal yang lebih konkret. Itu menunjukkan bahwa minatnya tidak berhenti pada pernyataan terbuka, tetapi sudah diikuti upaya adaptasi yang mendukung komunikasi jika proyek timnas Italia benar-benar datang kepadanya.
Dengan kondisi kursi pelatih yang masih menunggu kepastian, perhatian terhadap Benitez belum menunjukkan tanda mereda. Sosoknya dinilai punya paket pengalaman yang sesuai untuk tugas di level tim nasional, terutama ketika tuntutan utama datang dari turnamen besar dan kebutuhan membangun tim dalam waktu yang lebih terstruktur.
Source: www.suara.com




