Aroma kambing yang tajam sering membuat orang ragu mengolahnya di rumah. Padahal, sejumlah rempah dapur bisa membantu meredam bau prengus itu selama dipilih dan dipakai dengan tepat.
Kunci utamanya ada pada kombinasi bahan aromatik yang sesuai dan jumlah yang cukup. Chef Ragil Imam Wibowo menekankan bahwa rempah yang tepat dan digunakan melimpah dapat membantu mengurangi bau prengus saat memasak kambing.
Di antara bahan yang paling sering diandalkan, bawang putih dan jahe menjadi pasangan dasar yang kuat. Bawang putih punya aroma tajam yang efektif untuk marinasi atau ditumis bersama rempah lain agar bau kambing lebih tertutup.
Jahe melengkapi fungsi itu dengan aroma hangat dan sedikit pedas. Rempah ini hampir selalu hadir dalam olahan daging karena mampu menyamarkan bau prengus tanpa mengubah karakter dasar kambing.
Cara memakai jahe juga fleksibel di dapur. Jahe bisa digeprek untuk campuran air rebusan daging atau dihaluskan sebagai bumbu marinasi.
Selain rempah yang bekerja dari dalam proses masak, ada bahan yang fokus pada permukaan daging. Jeruk nipis menjadi salah satu pilihan karena kandungan asam sitrat di dalamnya membantu menetralisir bau kurang sedap sekaligus memberi aroma segar.
Penggunaannya sederhana, yaitu melumuri potongan kambing dengan air jeruk nipis lalu mendiamkannya selama 15-30 menit sebelum dimasak. Namun takarannya tetap perlu dijaga karena penggunaan berlebihan bisa mengubah tekstur dan rasa alami daging.
Lapisan aroma segar juga bisa dibangun lewat serai dan daun jeruk. Serai memberi efek yang lebih ringan dan segar karena minyak alaminya membuat aroma masakan terasa lebih seimbang saat kambing diolah.
Bahan ini dapat ditumis setelah digeprek atau direbus bersama daging kambing. Selain membantu aroma, serai juga membuat kuah terasa lebih kaya dan segar.
Daun jeruk bekerja dengan karakter sitrus yang kuat. Kandungan minyak atsiri di dalamnya efektif menutupi bau menyengat, terutama jika daun diremas lebih dulu sebelum masuk ke masakan.
Rempah ini cocok dipakai untuk gulai, tongseng, hingga bumbu sate yang memakai kuah santan. Dalam beberapa olahan, daun jeruk memberi dorongan aroma yang membuat hasil akhir terasa lebih bersih.
Di luar pemilihan bumbu, ada teknik pendukung yang juga sering digunakan. Blanching atau merebus sebentar daging bersama rempah tanpa dicuci terlebih dahulu dapat membantu menekan bau yang mengganggu.
Pola ini menunjukkan bahwa mengolah kambing bukan hanya soal memilih bumbu yang tepat, tetapi juga soal cara memakainya. Semakin pas campuran rempah yang dipilih, semakin kecil peluang bau prengus terasa kuat pada hidangan kambing.
Source: www.beautynesia.id