Baterai 9020 mAh Tak Membuat iQOO Z11 Tebal, Rekor MURI Justru Terpecahkan

Baterai besar di ponsel sering kali identik dengan bodi yang ikut menebal. Namun iQOO Z11 justru membawa kapasitas 9020 mAh tanpa tampil bongsor, dan hal itu cukup untuk membuatnya menonjol di kelas menengah.

Keberhasilan itu ikut mengantarkan perangkat ini meraih rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Di saat banyak ponsel harus memilih antara daya tahan dan kenyamanan genggam, iQOO mencoba menggabungkan keduanya dalam satu perangkat.

Desain tetap ramping meski baterainya jumbo

iQOO menyematkan teknologi baterai Silicon BlueVolt Generasi ke-4 dengan anoda silikon ultra-tipis pada Z11. Pendekatan ini membantu menampung energi besar tanpa membuat perangkat terlihat terlalu tebal atau berat.

Hasilnya, iQOO Z11 memiliki ketebalan 8,25 mm dengan bobot sekitar 213 gram. Untuk ponsel dengan baterai 9020 mAh, angka tersebut menjadi salah satu daya tarik utama karena tetap terasa relatif praktis untuk dipakai sehari-hari.

Perusahaan juga menyebut perangkat ini mampu dipakai bermain game hingga 12,6 jam. Selain itu, baterainya dirancang untuk mendukung sesi streaming video dalam durasi panjang.

Performa disiapkan untuk penggunaan berat

Di balik fokus pada daya tahan, iQOO Z11 tidak ditujukan hanya untuk pemakaian ringan. Ponsel ini memakai Snapdragon 7s Gen 4 yang dibangun dengan arsitektur 4nm.

Chipset tersebut dipilih untuk menjaga efisiensi daya sekaligus mempertahankan performa tetap stabil saat menangani aktivitas komputasi berat. Untuk penggunaan yang lebih intens, iQOO juga menyiapkan Icecore Vapor Chamber seluas 7000 mm².

Sistem pendingin itu dipasang agar panas bisa ditekan ketika ponsel dipakai bermain gim kompetitif dalam waktu lama. Dengan begitu, kapasitas baterai besar tidak berdiri sendiri, tetapi dipadukan dengan mesin yang memang siap dipacu.

Layar besar untuk hiburan dan gim

Pengalaman visual juga menjadi bagian penting dari paket iQOO Z11. Perangkat ini membawa layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1,5K.

Layar tersebut mendukung refresh rate adaptif hingga 144Hz agar pergerakan terasa lebih mulus. Kombinasi ini membuat iQOO Z11 relevan bagi pengguna yang gemar bermain gim atau menikmati konten video dalam layar lega.

Respons sentuhan yang cepat ikut melengkapi karakter perangkat ini. Di segmen menengah, hal itu menjadi nilai tambah yang cukup kuat untuk kebutuhan hiburan maupun permainan.

Ada varian lain yang lebih terjangkau

Selain model reguler, iQOO juga memperkenalkan iQOO Z11x sebagai opsi yang lebih terjangkau. Varian ini memakai MediaTek Dimensity 7400 Turbo dan baterai 7200 mAh.

Kedua perangkat tersebut sama-sama menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. iQOO juga membekali keduanya dengan sertifikasi IP68/IP69 untuk ketahanan terhadap air dan debu.

Harga dan ketersediaan

Di Indonesia, iQOO Z11 varian standar dijual mulai Rp4.999.000 untuk RAM 8GB dan memori internal 128GB. Pemesanan awal sudah dibuka secara daring, lalu unit dijadwalkan hadir di gerai ritel resmi pada akhir Mei.

Dengan baterai 9020 mAh, rekor MURI, layar 144Hz, dan bodi yang tetap tipis, iQOO Z11 Series mencoba menawarkan paket yang lengkap. Strategi ini jelas menyasar pengguna yang ingin daya tahan panjang tanpa harus mengorbankan kenyamanan genggam dan performa harian.

Baca Juga

Back to top button