Persaingan ponsel pada Mei 2026 tidak hanya dipanaskan oleh model flagship. Kelas menengah juga ikut menekan lewat satu nama yang paling menonjol, yakni OnePlus Nord CE 6, yang mengandalkan baterai 8.000 mAh serta bodi yang lebih tahan banting dari kebanyakan rival di segmennya.
Di sisi lain, perhatian utama pasar tetap tertuju pada sektor kamera dan performa tinggi. Oppo dan Vivo membawa beberapa perangkat yang tampil sangat agresif, termasuk dua model dengan kamera 200 MP yang langsung mengangkat standar persaingan di kelas atas.
Kamera 200 MP jadi sorotan utama
Oppo Find X9 Ultra muncul sebagai salah satu perangkat paling mencolok dalam daftar ponsel baru bulan itu. Model ini dijadwalkan hadir di India pada Mei setelah lebih dulu debut di China, dengan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 sebagai otaknya.
Sektor kamera menjadi nilai jual paling kuat karena Oppo membekali perangkat ini dengan kamera utama 200 MP, kamera periskop 200 MP dengan optical zoom 3x, kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik 10x, dan ultrawide 50 MP. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 50 MP.
Untuk layarnya, Find X9 Ultra memakai panel LTPO AMOLED 6,82 inci dengan resolusi QHD Plus, refresh rate 144 Hz, dan tingkat kecerahan hingga 3.600 nit. Daya tahannya didukung baterai 7.050 mAh yang sudah disertai fast charging 100 watt, wireless charging 50 watt, serta reverse wireless charging 10 watt.
Vivo menyiapkan rival flagship yang tak kalah serius
Vivo X300 Ultra juga masuk ke jajaran perangkat paling kuat bulan ini. Ponsel tersebut baru-baru ini meluncur di Indonesia dan langsung diposisikan untuk bersaing di kelas flagship.
Perangkat ini mengandalkan layar LTPO AMOLED 6,82 inci dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Di bagian fotografi, Vivo menanamkan kamera utama 200 MP, kamera periskop 200 MP dengan zoom optik 3,7x, serta kamera ultrawide 50 MP.
Kamera depan X300 Ultra beresolusi 50 MP. Vivo juga menyiapkan photography kit tambahan yang membawa lensa eksternal telefoto 400 mm dan 200 mm untuk membantu zoom jarak jauh.
Kelas menengah ikut naik kelas lewat baterai jumbo
Jika flagship bertarung lewat kamera dan chipset, OnePlus Nord CE 6 mengambil jalur berbeda. Model ini hadir dengan Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 dan disebut sebagai salah satu HP tercepat di kelasnya.
Layarnya beresolusi 1.5K, memiliki refresh rate 144 Hz, dan kecerahan hingga 1.800 nit. Di sektor kamera, OnePlus memberi kamera utama 50 MP dengan dual-axis OIS dan kamera depan 32 MP dengan autofocus.
Namun, daya tarik paling besar justru ada pada baterainya yang mencapai 8.000 mAh. OnePlus mengklaim kapasitas itu mampu bertahan lebih dari dua hari dalam pemakaian normal, lalu melengkapinya dengan sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan standar militer MIL-STD-810H.
Oppo dan Vivo juga menyiapkan model yang lebih ringkas
Selain dua model flagship utama, Oppo dan Vivo masih membawa amunisi lain untuk pasar India. Vivo X300 FE disiapkan untuk hadir pada Mei 2026 dengan ukuran yang lebih ringkas dibanding X300 Ultra.
Meski lebih kecil, X300 FE tetap membawa layar LTPO AMOLED 6,31 inci dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan hingga 5.000 nits. Ponsel ini memakai Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 dan menjalankan Android 16.
Konfigurasi kameranya terdiri dari sensor utama 50 MP, telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik 3x, serta ultrawide 8 MP. Baterainya berkapasitas 6.500 mAh dengan fast charging 90 watt dan wireless charging 40 watt.
Dari Oppo, hadir pula Find X9s yang diproyeksikan meluncur pada 15 Mei di India setelah debut di negara asalnya. Model ini ditenagai MediaTek Dimensity 9500s dan memakai layar AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120 Hz serta kecerahan hingga 3.600 nits.
Di bagian kamera, Find X9s mengandalkan tiga sensor 50 MP yang terdiri dari kamera utama, telefoto dengan zoom optik 3x, dan ultrawide. Daya tahannya didukung baterai 7.025 mAh dengan fast charging 80 watt.
Melihat susunan perangkat yang hadir hampir bersamaan, arah persaingan bulan ini tampak jelas. Oppo dan Vivo mendorong kamera sebagai pembeda utama di kelas flagship, sementara OnePlus menekan pasar menengah lewat baterai besar dan ketahanan bodi yang lebih serius.
Source: tekno.kompas.com