Vivo S60 dan S60 Vitality Edition datang dengan pendekatan yang jarang terlihat di kelasnya. Alih-alih hanya mengejar desain atau performa, Vivo menaruh baterai 7.200 mAh sebagai daya tarik utama di dua model sekaligus.
Langkah itu membuat seri ini langsung menonjol di tengah pasar ponsel yang masih banyak memakai kapasitas baterai lebih kecil. Di saat yang sama, Vivo tetap menambahkan fast charging 90 watt agar kapasitas sebesar itu tidak terasa merepotkan saat diisi ulang.
Desain yang langsung menarik perhatian
Salah satu hal yang membuat seri ini ramai dibicarakan adalah modul kamera persegi panjang yang sekilas mengingatkan pada iPhone 17 Pro. Namun, Vivo tetap memberi identitas sendiri lewat bahasa desain yang berbeda dan mudah dikenali.
Perusahaan juga menghadirkan tiga pilihan warna, yaitu Starry Sea, Early Summer Green, dan Midsummer Night. Kombinasi desain dan warna ini membuat seri S60 tidak hanya mengandalkan spesifikasi besar, tetapi juga tampilan yang kuat di mata pembeli.
Layar besar dan perlindungan lengkap
Di bagian depan, kedua model memakai panel AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 2.750 x 1.260 piksel. Layarnya juga mendukung refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits.
Vivo menempatkan kamera depan 50 MP pada lubang kecil di layar. Untuk ketahanan, duo ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, yang menunjukkan perlindungan terhadap debu dan air menjadi bagian penting dari paket fiturnya.
Spesifikasi utama dibedakan lewat chipset
Walau banyak komponen dibuat serupa, Vivo tetap memisahkan posisi S60 reguler dan Vitality Edition lewat dapur pacu. Vivo S60 reguler memakai Snapdragon 8s Gen 3 dan tersedia hingga RAM 16 GB serta penyimpanan 512 GB.
Sementara itu, Vivo S60 Vitality Edition menggunakan Dimensity 7500. Konfigurasi memorinya mencapai RAM 12 GB dengan penyimpanan 512 GB, sehingga model ini tetap membawa kapasitas besar meski berada di posisi yang lebih terjangkau.
Kamera belakang dibuat berbeda pada model reguler
Di sektor kamera belakang, kedua perangkat sama-sama membawa kamera utama 50 MP dan ultrawide 8 MP. Perbedaan pentingnya ada pada Vivo S60 reguler yang mendapat kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x.
Tambahan kamera telefoto itu membuat model reguler lebih lengkap bagi pengguna yang memprioritaskan fleksibilitas foto. Vitality Edition tetap membawa paket kamera inti yang sama, tetapi tanpa lensa telefoto tersebut.
Harga menegaskan arah masing-masing model
Susunan harga di China memperlihatkan pembagian target yang cukup jelas. Vivo S60 Vitality Edition ditawarkan dalam dua varian, yakni 8/256 GB seharga 2.899 yuan dan 12/512 GB seharga 3.499 yuan.
Untuk model reguler, Vivo S60 hadir dalam varian 12/256 GB seharga 3.599 yuan dan 16/512 GB seharga 4.399 yuan. Selisih ini sejalan dengan perbedaan chipset dan kelengkapan kamera yang dibawa masing-masing model.
Bila dilihat secara keseluruhan, Vivo menempatkan baterai 7.200 mAh sebagai pusat perhatian, lalu melengkapinya dengan layar AMOLED cerah, refresh rate 120 Hz, kamera depan 50 MP, dan pengisian 90 watt. Dari situ terlihat bahwa seri S60 dibangun untuk pengguna yang ingin daya tahan besar tanpa melepas kesan premium pada desain dan fitur inti.
Source: tekno.kompas.com




